MAHATVA.ID - Suasana kawasan Monumen Nasional (Monas) diperkirakan bakal dipadati oleh ribuan masyarakat yang hadir menjelang digelarnya agenda Zikir dan Doa Kebangsaan pada Sabtu malam. Kegiatan keagamaan berskala besar ini menuntut kesiapan sarana pendukung yang matang, terutama dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar Jakarta Pusat.
Menyikapi potensi kepadatan tersebut, jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dengan menyusun skema penataan arus kendaraan dan menyiapkan beberapa titik kantong parkir strategis. Langkah ini dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan mobilitas para pengunjung yang datang dari berbagai wilayah regional agar dapat memarkirkan kendaraannya secara teratur.
Penataan lokasi parkir tersebut dirancang secara terintegrasi dengan mengelompokkan titik parkir berdasarkan area asal keberangkatan para peserta. Dikutip dari TMC Polda Metro Jaya, skema pembagian ini bertujuan untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan agar alur kedatangan jamaah berjalan lebih tertata dan efisien.
"Lokasi kantong parkir telah disiapkan dan dibagi berdasarkan wilayah keberangkatan, yaitu Kanwil Jakarta dipusatkan di sekitar kawasan Monas, serta Kanwil Jawa Barat diarahkan ke kawasan parkir JIEXPO Kemayoran dengan titik drop off dan pick up di Jalan Medan Merdeka Timur," tulis perwakilan TMC Polda Metro Jaya pada Sabtu (1/8/2026).
"Sementara itu, bagi rombongan yang berasal dari wilayah Kanwil Banten, lokasi kantong parkir telah dipusatkan di Aldiron dengan area drop off dan pick up berada di Bundaran Patung Kuda," tambah pernyataan resmi dari TMC Polda Metro Jaya tersebut.
Seiring berjalannya persiapan acara di kawasan Monas, pihak kepolisian juga memperkirakan bakal terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan di sejumlah ruas jalan protokol. Guna menjaga kelancaran lalu lintas umum, petugas di lapangan telah bersiap untuk menerapkan rekayasa arus secara situasional sesuai perkembangan kondisi lalu lintas.
"Masyarakat diimbau untuk mengantisipasi jalur perjalanan dengan menggunakan rute alternatif serta senantiasa mematuhi petunjuk dan arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas bersama," imbau pihak kepolisian dalam pengumuman tertulisnya.
Melalui skema pengaturan yang cermat dan kerja sama dari seluruh pengguna jalan, rangkaian kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat. Kesadaran masyarakat untuk memarkirkan kendaraan pada lokasi yang telah ditentukan menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kemacetan parah di sekitar pusat kota.