• Senin, 12 Oktober 2026

Beban Pimpinan KPK: Harun Masiku dan Kasus Belum Tuntas Jadi Ganjalan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 31 Juli 2026 | 02:39 WIB
Beban Pimpinan KPK: Harun Masiku dan Kasus Belum Tuntas Jadi Ganjalan
Beban Pimpinan KPK: Harun Masiku dan Kasus Belum Tuntas Jadi Ganjalan

MAHATVA.ID - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa sejumlah kasus yang belum terselesaikan, termasuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang belum berhasil ditangkap, menjadi beban tersendiri bagi dirinya dan pimpinan KPK lainnya. Hal ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di gedung KPK, Jakarta Selatan.

Perkara yang belum mencapai titik akhir ini secara konsisten membebani pikiran pimpinan lembaga anti-korupsi. Salah satu nama yang terus mengganjal adalah buronan kasus suap penetapan anggota DPR RI periode 2019-2024, Harun Masiku.

"DPO ya, HM (Harun Masiku), yang sampai sekarang itu masih menjadi beban bagi pimpinan khususnya ya," ujar Setyo Budiyanto. Pernyataan ini dilontarkan pada kesempatan konferensi pers capaian kinerja KPK semester I tahun 2026.

Meskipun kasus yang melibatkan Harun Masiku telah berjalan cukup lama, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa pencariannya masih menjadi prioritas yang membebani. Kasus ini sendiri sudah bergulir sejak tahun 2020 atau 2021.

"Meskipun kasusnya sudah cukup lama di 2021, 2020 ya, tapi sampai dengan hari ini bahasa gampangnya itu pimpinan masih kepikiran lah," kata Setyo Budiyanto, menekankan bahwa isu ini terus menjadi perhatian serius.

Konferensi pers tersebut dilangsungkan pada hari Kamis, 30 Juli 2026, di gedung KPK yang berlokasi di Jakarta Selatan. Acara ini merupakan forum untuk menyampaikan berbagai capaian kinerja KPK selama semester pertama tahun 2026.

Pernyataan Ketua KPK ini menggarisbawahi kompleksitas tugas pemberantasan korupsi yang tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi juga mencakup upaya penuntasan hingga tuntas seluruh kasus.

Keberadaan buronan yang belum tertangkap seperti Harun Masiku menjadi simbol tantangan yang dihadapi KPK dalam mewujudkan keadilan dan akuntabilitas. Hal ini juga menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum memerlukan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.

"Pimpinan masih kepikiran lah," kata Setyo Budiyanto, mengindikasikan adanya rasa tanggung jawab moral yang mendalam terkait dengan belum tertangkapnya Harun Masiku dan kasus-kasus lainnya yang masih menggantung.

Dikutip dari artikel berita, Ketua KPK Setyo Budiyanto memberikan pernyataan mengenai beban tugas yang dirasakannya, termasuk penanganan kasus yang belum tuntas dan buronan yang belum tertangkap.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X