BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan produktif yang memiliki nilai ekonomi. Kali ini, Lapas Cibinong bekerja sama dengan Betawi Online Gallery menyelenggarakan pelatihan kerajinan pemanfaatan limbah botol plastik menjadi souvenir ondel-ondel di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas Cibinong, Kamis (25/6/2026).
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan warga binaan dalam mengolah barang bekas menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual dan peluang usaha.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi serta praktik langsung mengenai proses pembuatan souvenir ondel-ondel, mulai dari pengumpulan botol plastik bekas, pembentukan pola, perakitan, hingga tahap finishing atau penyelesaian produk.
Bekal Kemandirian Setelah Bebas
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Cibinong, Tunggadewi Ratu Wardhani, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
"Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan membuat kerajinan tangan, tetapi juga menanamkan nilai kreativitas, produktivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat," ujar Ratu.
Menurutnya, program pembinaan berbasis keterampilan menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas.
Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi
Sementara itu, CEO Betawi Online Gallery, Muhammad Yusuf, mengapresiasi semangat dan antusiasme warga binaan selama mengikuti pelatihan.
Menurutnya, pemanfaatan limbah plastik menjadi souvenir ondel-ondel tidak hanya mendukung pelestarian budaya Betawi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.
"Ondel-ondel merupakan ikon budaya Betawi yang memiliki daya tarik tersendiri. Melalui pelatihan ini, kami ingin berbagi keterampilan kepada warga binaan agar mereka mampu menghasilkan produk kreatif yang bernilai jual dari bahan yang sederhana dan mudah ditemukan. Semangat peserta hari ini sangat luar biasa," ungkap Yusuf.
Tingkatkan Kepercayaan Diri Warga Binaan
Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Salah seorang warga binaan berinisial EN mengaku senang mendapatkan kesempatan untuk belajar keterampilan baru yang bermanfaat.
"Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan ini. Selain menambah pengetahuan dan keterampilan, saya jadi memahami bahwa barang bekas seperti botol plastik ternyata bisa diolah menjadi kerajinan yang menarik dan memiliki nilai ekonomi. Pelatihan seperti ini membuat kami lebih percaya diri dan termotivasi untuk memiliki usaha yang positif setelah kembali ke masyarakat," tuturnya.
Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Cibinong kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.
Kerja sama dengan berbagai mitra eksternal diharapkan dapat terus membuka peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri dan mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.