• Jumat, 16 Oktober 2026

Ghosun Iron Camp Kirim 10 Atlet ke Piala Wali Kota Surabaya 2026, Siapkan Petinju Muda Bermental Juara

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:17 WIB
Ghosun Iron Camp Kirim 10 Atlet ke Piala Wali Kota Surabaya 2026, Siapkan Petinju Muda Bermental Juara
Ghosun Iron Camp Kirim 10 Atlet ke Piala Wali Kota Surabaya 2026, Siapkan Petinju Muda Bermental Juara

BEKASI, MAHATVA.ID – Ghosun Iron Camp (GIC) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina atlet muda berbakat. Sebanyak 10 atlet tinju binaan GIC diberangkatkan untuk mengikuti Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Keikutsertaan para atlet tersebut merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dijalankan GIC sebagai Sekretariat Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Jakarta Pusat.

Meski berada di bawah naungan PERTINA Jakarta Pusat, proses pembinaan dan pelatihan atlet selama ini dilaksanakan di Bekasi, Jawa Barat. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga membangun karakter generasi muda melalui disiplin dan pembentukan mental yang kuat.

CEO Ghosun Iron Camp, Susanto, mengatakan olahraga tinju memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian positif para remaja. Menurutnya, pembinaan olahraga dapat menjadi solusi konkret dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang saat ini banyak mengancam generasi muda.

“Melalui olahraga tinju, anak-anak belajar disiplin, menghormati orang lain, mengendalikan emosi, serta memiliki mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Susanto saat melakukan sosialisasi program pembinaan kepada pelajar dan tenaga pendidik, Jumat (12/6/2026).

Tinju Bukan Sekadar Olahraga, Tetapi Pembentukan Karakter

Susanto menjelaskan, dalam setiap program pembinaan, Ghosun Iron Camp selalu menanamkan tiga nilai utama, yakni Disiplin, Respect, dan Mental Juara.

Para atlet dibiasakan untuk menghargai waktu, menjalani latihan secara konsisten, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki keberanian untuk bangkit ketika menghadapi kegagalan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh di tengah berbagai tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, perundungan (bullying), hingga kecanduan penggunaan gawai.

“Prestasi memang penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana olahraga mampu membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab,” katanya.

Jalani Latihan Intensif Menuju Surabaya

Sepuluh atlet yang akan berlaga pada Piala Wali Kota Surabaya 2026 telah menjalani program latihan intensif dalam beberapa bulan terakhir. Program tersebut meliputi peningkatan teknik bertinju, penguatan fisik, pembentukan mental bertanding, hingga penguatan karakter.

Menariknya, seluruh biaya pembinaan dan keberangkatan atlet ditanggung sepenuhnya oleh organisasi sehingga para atlet dapat fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tanpa terbebani persoalan biaya.

Selain mengejar prestasi di arena pertandingan, GIC berharap kejuaraan tingkat nasional tersebut dapat menjadi sarana menambah pengalaman dan jam terbang para atlet muda agar mampu berkembang menjadi petinju yang kompetitif di masa depan.

Dorong Dukungan Pemerintah dan Forkopimda

Dalam kesempatan tersebut, Ghosun Iron Camp juga mengajak pemerintah daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, khususnya cabang tinju.

Menurut Susanto, pihaknya telah menyampaikan informasi terkait program pembinaan dan keberangkatan atlet kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X