• Kamis, 15 Oktober 2026

SKK Migas Dorong Percepatan Perbaikan Turbin Pembangkit MCTN di PT Sulzer Swiss, Target Pengiriman ke Riau Dimajukan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 9 Juni 2026 | 16:29 WIB
SKK Migas Dorong Percepatan Perbaikan Turbin Pembangkit MCTN di PT Sulzer Swiss, Target Pengiriman ke Riau Dimajukan
SKK Migas Dorong Percepatan Perbaikan Turbin Pembangkit MCTN di PT Sulzer Swiss, Target Pengiriman ke Riau Dimajukan

PURWAKARTA, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, melakukan kunjungan kerja ke fasilitas PT Sulzer di Purwakarta, Jawa Barat, guna memastikan progres perbaikan mesin turbin pembangkit listrik milik MCTN yang menjadi bagian penting dalam mendukung operasional industri hulu migas di Riau.

Kunjungan tersebut dihadiri Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Muhammad Arifin, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Joko, Deputi Operasi SKK Migas Surya, Direktur Utama MCTN Djunaidi, jajaran manajemen PT Sulzer yang diwakili Happy, serta perwakilan dari PLN, Ditjen Migas, SKK Migas, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi terakhir, proses perbaikan turbin di PT Sulzer sebelumnya ditargetkan selesai pada 30 Juni 2026 sebelum dikirim ke Riau.

Namun, melalui diskusi bersama seluruh pihak terkait, muncul peluang percepatan jadwal pengiriman. Turbin yang semula direncanakan berangkat pada akhir Juni kini berpotensi dikirim lebih awal pada 20 Juni 2026 melalui Pelabuhan Patimban, Jawa Barat.

“Berdasarkan hasil diskusi bersama, terdapat peluang pengiriman turbin dari PT Sulzer pada tanggal 20 Juni melalui Pelabuhan Patimban dan langsung menuju Riau menggunakan kapal Ro-Ro dengan estimasi waktu perjalanan sekitar dua hari,” ujar Djoko Siswanto.

Menurut pihak PT Sulzer, jadwal tersebut masih berpotensi dipercepat lagi tergantung hasil koordinasi dan kesepakatan lebih lanjut dengan pihak MCTN sebagai pemilik peralatan.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) dijadwalkan melakukan kunjungan ke PT Sulzer guna membahas kemungkinan percepatan penyelesaian pekerjaan sehingga proses pengiriman dapat dilakukan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.

SKK Migas juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan tambahan apabila dibutuhkan, baik dalam bentuk personel maupun dukungan biaya tertentu yang diperlukan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kualitas pekerjaan.

“Kami menawarkan bantuan apabila diperlukan, baik dari sisi personel maupun dukungan lainnya agar proses percepatan dapat berjalan sesuai prosedur dan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja,” kata Djoko.

Percepatan perbaikan dan pengiriman turbin tersebut dinilai penting untuk mendukung keandalan pasokan listrik yang menunjang kegiatan operasional sektor hulu migas, khususnya di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan yang menjadi salah satu kontributor utama produksi minyak nasional.

Djoko Siswanto berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sesuai rencana sehingga turbin dapat segera beroperasi kembali dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan keandalan fasilitas energi nasional.

“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh pihak agar proses perbaikan ini dapat selesai lebih cepat, aman, lancar, dan sesuai prosedur yang telah direncanakan,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X