• Sabtu, 17 Oktober 2026

Petromuda Mulai Salurkan Minyak Mentah ke Pertamina EP, SKK Migas Optimistis Produksi Migas Nasional Meningkat

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 25 Mei 2026 | 19:50 WIB
Petromuda Mulai Salurkan Minyak Mentah ke Pertamina EP, SKK Migas Optimistis Produksi Migas Nasional Meningkat
Petromuda Mulai Salurkan Minyak Mentah ke Pertamina EP, SKK Migas Optimistis Produksi Migas Nasional Meningkat

SUMSEL, MAHATVA.ID – Kabar positif datang dari sektor energi nasional. Untuk pertama kalinya, Petromuda resmi mengalirkan minyak mentah dari sumur masyarakat ke Pertamina EP melalui Terminal Ramba, Sumatera Selatan, pada 23 Mei 2026.

Informasi tersebut disampaikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, usai deklarasi bersama unsur muspiko di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam keterangannya, Djoko menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pengaliran perdana minyak masyarakat tersebut yang dinilai menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional.

“Alhamdulillah, setelah deklarasi bersama muspiko Sumsel, akhirnya tepat pada tanggal 23 Mei 2026, untuk pertama kalinya Petromuda mengalirkan minyak dari sumur masyarakat ke Pertamina EP melalui Terminal Ramba Sumsel,” ujar Djoko Siswanto.

Kualitas Minyak Dinilai Sangat Baik

Djoko mengungkapkan kualitas minyak mentah yang dihasilkan memiliki spesifikasi sangat baik dengan kadar air atau BSW (Basic Sediment and Water) hanya sebesar 0,1 persen.

Selain itu, minyak mentah tersebut memiliki derajat API mencapai 51,6 yang menandakan kategori minyak ringan berkualitas tinggi.

Menurutnya, minyak ringan memiliki nilai ekonomis tinggi karena mampu menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar saat proses pengolahan.

“Kadar air BSW 0,1 persen dan derajat API 51,6 menandakan minyak sangat ringan. Jika diolah menjadi BBM dapat menghasilkan lebih dari 95 persen produk BBM,” jelasnya.

Pengaliran Perdana Capai 143 Barel

Pada tahap awal, Petromuda berhasil menyalurkan sebanyak 143 barel minyak mentah ke Pertamina EP melalui Terminal Ramba Sumsel.

SKK Migas berharap jumlah produksi tersebut dapat terus meningkat seiring optimalisasi pengelolaan sumur masyarakat secara legal dan terintegrasi.

“Kita doakan pengaliran perdana sebanyak 143 barel ini Insya Allah dapat terus ditingkatkan jumlahnya,” kata Djoko.

Ia juga optimistis langkah tersebut dapat menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan lifting minyak nasional di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X