• Sabtu, 17 Oktober 2026

Rutan Depok Gelar Mapenaling dan Asesmen Ibadah Tahanan Baru

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 20 Mei 2026 | 18:38 WIB
Rutan Depok Gelar Mapenaling dan Asesmen Ibadah Tahanan Baru
Rutan Depok Gelar Mapenaling dan Asesmen Ibadah Tahanan Baru


DEPOK, MAHATVA.ID – Rumah Tahanan Negara Kelas I Depok melaksanakan kegiatan olahraga bagi tahanan baru yang dilanjutkan dengan sosialisasi Program Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) serta asesmen kemampuan ibadah rohani Islam dan Nasrani, Selasa (20/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan awal bagi para tahanan baru di lingkungan Rutan Kelas I Depok.

Kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang berlangsung tertib dan aman di bawah pendampingan staf Kesatuan Pengamanan Rutan serta anggota jaga yang bertugas. Selain menjaga kesehatan jasmani, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kedisiplinan dan kebersamaan kepada para tahanan baru.

Selanjutnya, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Thowvik Nur Rohman memberikan sosialisasi mengenai Program Mapenaling. Dalam arahannya, ia menjelaskan berbagai program pembinaan yang wajib diikuti para tahanan selama menjalani masa tahanan di Rutan Depok.

Thowvik yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan mengingatkan seluruh tahanan baru agar mematuhi tata tertib dan larangan yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan rutan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan asesmen kemampuan ibadah sesuai agama masing-masing. Sebanyak 44 tahanan baru beragama Islam mengikuti kegiatan tersebut, dengan 24 orang telah menyelesaikan tes kemampuan ibadah shalat. Selain itu, tiga tahanan baru beragama Katolik mengikuti asesmen pemahaman Alkitab.

Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani mengatakan kegiatan Mapenaling menjadi langkah awal pembinaan agar tahanan baru dapat beradaptasi dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para tahanan baru dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik, memiliki disiplin, serta meningkatkan pemahaman keagamaan sebagai bekal positif selama menjalani masa pidana,” ujar Agung Nurbani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X