• Sabtu, 17 Oktober 2026

Lapas Cibinong Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kebun Inovasi, Warga Binaan Dilatih Beternak dan Budidaya Maggot

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 20 Mei 2026 | 01:12 WIB
Lapas Cibinong Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kebun Inovasi, Warga Binaan Dilatih Beternak dan Budidaya Maggot
Lapas Cibinong Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kebun Inovasi, Warga Binaan Dilatih Beternak dan Budidaya Maggot


Bogor, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong terus memperkuat program pembinaan kemandirian melalui Kebun Inovasi, sebuah area pembinaan produktif yang menjadi wadah bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan baru sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Selasa (19/5/2026).

Program tersebut melibatkan warga binaan secara langsung dalam berbagai kegiatan peternakan dan pengelolaan lingkungan yang bernilai produktif. Selain menjadi sarana pembinaan, Kebun Inovasi juga difungsikan sebagai media pembelajaran keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

Dalam program itu, Lapas Cibinong mengembangkan budidaya ayam pedaging dan peternakan bebek sebagai bagian dari pembinaan warga binaan. Kegiatan tersebut menghasilkan produk ternak berkualitas sekaligus memberikan pengalaman kerja nyata di bidang peternakan.

Selain itu, tersedia pula produk bebek peking berbumbu rempah siap olah yang menjadi nilai tambah hasil pembinaan produktif warga binaan.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto mengatakan, Kebun Inovasi menjadi bagian dari program pembinaan yang dirancang untuk membangun keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian warga binaan.

“Program Kebun Inovasi ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Melalui kegiatan peternakan dan pengelolaan lingkungan, mereka belajar disiplin, tanggung jawab, serta keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Cibinong, Yoseph Jhon Ferry menjelaskan bahwa pembinaan di Kebun Inovasi dilakukan melalui praktik kerja langsung agar warga binaan memiliki keterampilan yang nyata dan aplikatif.

“Kami ingin warga binaan memperoleh keterampilan yang benar-benar bermanfaat dan dapat diterapkan setelah bebas nanti. Melalui program ini, mereka tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang lebih produktif dan mandiri,” jelas Yoseph.

Tak hanya fokus pada sektor peternakan, Kebun Inovasi juga mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi sirkuler pengolahan sampah organik yang ramah lingkungan. Sampah organik dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot yang kemudian digunakan sebagai pakan bernutrisi tinggi untuk ternak dan perikanan.

Salah seorang warga binaan berinisial N mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti program tersebut.

“Saya merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, saya juga belajar beternak ayam, merawat bebek, dan budidaya maggot. Ilmu yang saya dapatkan di sini ingin saya manfaatkan nanti setelah bebas untuk membantu keluarga,” ungkapnya.

Melalui Kebun Inovasi, Lapas Cibinong menghadirkan program pembinaan produktif dan kreatif sebagai bentuk pemberdayaan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan, sejalan dengan program pembinaan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X