• Sabtu, 17 Oktober 2026

Dina Lorenza Soroti Transformasi TVRI: Jangan Sekadar Jadi Televisi Pemerintah

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 14 Mei 2026 | 21:19 WIB
Dina Lorenza Soroti Transformasi TVRI: Jangan Sekadar Jadi Televisi Pemerintah
Dina Lorenza Soroti Transformasi TVRI: Jangan Sekadar Jadi Televisi Pemerintah

JAKARTA, MAHATVA.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Dina Lorenza Audria, menyoroti pentingnya transformasi lembaga penyiaran publik TVRI agar mampu beradaptasi dengan perkembangan media modern dan kebutuhan masyarakat digital saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama lembaga penyiaran publik.

Dalam forum tersebut, Dina menegaskan bahwa TVRI tidak boleh hanya dipandang sebagai televisi pemerintah, melainkan harus berkembang menjadi media publik modern yang independen, profesional, dan mampu bersaing di tengah derasnya arus informasi digital.

“TVRI jangan jadi sekadar televisi pemerintah, harus jadi media publik modern,” tegas Dina Lorenza Audria.

Menurutnya, transformasi TVRI menjadi media publik modern sangat penting agar lembaga penyiaran milik negara tersebut tetap relevan di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya generasi muda yang kini lebih banyak mengakses konten melalui platform digital.

Dina juga menilai penguatan kualitas program, inovasi konten, serta optimalisasi platform digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap TVRI sebagai lembaga penyiaran publik nasional.

RDP Komisi VII DPR RI dengan lembaga penyiaran publik tersebut membahas berbagai tantangan industri penyiaran nasional, termasuk adaptasi teknologi, kualitas siaran, hingga penguatan fungsi pelayanan informasi kepada masyarakat.

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI, Dina Lorenza Audria menekankan bahwa keberadaan TVRI harus mampu menjadi ruang informasi, edukasi, dan budaya yang independen serta berpihak pada kepentingan publik secara luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X