• Sabtu, 17 Oktober 2026

Lapas Cibinong Kembangkan Pertanian Produktif untuk Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 13 Mei 2026 | 20:40 WIB
Lapas Cibinong Kembangkan Pertanian Produktif untuk Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan
Lapas Cibinong Kembangkan Pertanian Produktif untuk Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan

Bogor, MAHATVA.ID - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengembangan sektor pertanian produktif di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Cibinong, Rabu (13/5/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kerja, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional.

Berbagai sektor pertanian dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan SAE Lapas Cibinong, mulai dari budidaya hidroponik hingga pertanian organik.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pembekalan praktik langsung mulai dari pengolahan lahan, penyemaian bibit, penanaman, perawatan tanaman, hingga proses panen.

Melalui metode pembelajaran tersebut, warga binaan diharapkan mampu memahami proses pertanian secara menyeluruh sekaligus memiliki pengalaman kerja yang bernilai ekonomi saat kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa program pertanian menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun karakter dan kemandirian warga binaan.

“Program pertanian ini bukan hanya sekadar kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan nyata bagi warga binaan agar memiliki peluang usaha dan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti. Kami ingin membentuk pribadi yang mandiri, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar Wisnu.

Kegiatan pertanian di SAE Lapas Cibinong juga merupakan implementasi pembinaan yang sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif secara berkelanjutan.

Beberapa komoditas yang dikembangkan di antaranya budidaya pakcoy hidroponik dan tanaman cabai.

Salah satu warga binaan berinisial W mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan pertanian di SAE Lapas Cibinong.

“Di sini saya belajar banyak tentang cara bertani, mulai dari menanam hingga merawat tanaman agar hasilnya maksimal. Kegiatan ini membuat saya lebih semangat dan percaya diri untuk memiliki usaha sendiri setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Melalui program pembinaan berbasis pertanian ini, Lapas Cibinong berharap dapat menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan kerja, berdaya saing, serta mampu membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X