Kendal, MAHATVA.ID - Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal berhasil melaksanakan panen perdana mangga harum manis dengan hasil mencapai sekitar satu kwintal buah mangga, Rabu (13/5/2026).
Panen tersebut menjadi salah satu capaian positif dalam program pembinaan kemandirian bidang pertanian yang selama ini dikembangkan di lingkungan Lapas Terbuka Kendal.
Sebanyak kurang lebih 120 pohon mangga harum manis yang ditanam di area pembinaan pertanian kini mulai menunjukkan hasil produktif setelah melalui proses perawatan rutin oleh petugas bersama warga binaan.
Program Pembinaan Pertanian Semakin Produktif
Suasana panen di area kebun Lapas Terbuka Kendal tampak ramai sejak pagi hari. Sejumlah petugas terlihat sibuk memanen buah mangga, sementara lainnya memastikan buah yang sudah matang dapat dipetik dengan aman.
Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Lapas Terbuka Kendal, Murwoto, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen perdana tersebut.
“Alhamdulillah panen perdana menghasilkan sekitar satu kwintal mangga harum manis. Pohonnya cukup produktif, mungkin karena setiap hari lihat orang kerja jadi ikut semangat berbuah,” ujar Murwoto sambil bercanda.
Menurutnya, keberhasilan panen tidak terlepas dari proses perawatan yang dilakukan secara konsisten oleh petugas dan warga binaan selama ini.
Perawatan Mangga Butuh Kesabaran
Sementara itu, staf kegiatan kerja Lapas Terbuka Kendal, Fajar Arviyanto, mengungkapkan bahwa budidaya mangga harum manis membutuhkan perhatian dan kesabaran ekstra.
“Merawat mangga itu mirip menjaga komitmen, harus rutin diperhatikan. Kalau cuek sedikit, yang datang malah hama. Tapi alhamdulillah hasilnya manis dan semoga periode panen berikutnya hasil panennya lebih manis lagi,” kata Fajar.
Ia menambahkan, panen perdana ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan di lingkungan lapas agar semakin produktif dan memiliki nilai ekonomi.
Jadi Simbol Pembinaan Produktif
Keberadaan ratusan pohon mangga harum manis tersebut kini tidak hanya mempercantik area lapas, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Program pertanian di Lapas Terbuka Kendal diharapkan mampu memberikan keterampilan bagi warga binaan sekaligus mendukung pengembangan sektor agrikultur di lingkungan pemasyarakatan.
Bahkan, bagi petugas di lingkungan lapas, deretan mangga harum manis itu kini disebut-sebut sebagai “warga paling manis” di Lapas Terbuka Kendal.