• Minggu, 18 Oktober 2026

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UKIM Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi di Maluku

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 12 Mei 2026 | 17:30 WIB
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UKIM Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi di Maluku
Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UKIM Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi di Maluku

Ambon,MAHATVA.ID -Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia Maluku kembali mencatat capaian akademik membanggakan setelah resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari LAMSPAK melalui Surat Keputusan Nomor 091/AK.03.05/2026.


Predikat tertinggi dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 14 Oktober 2025 hingga 14 Oktober 2030. Capaian itu menjadi indikator kuat atas kualitas tata kelola akademik, mutu pembelajaran, kompetensi sumber daya manusia, hingga kontribusi program studi dalam pengembangan ilmu komunikasi di Maluku.


Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas posisi Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UKIM sebagai salah satu program studi yang mampu memenuhi standar mutu pendidikan tinggi nasional di tengah derasnya transformasi teknologi informasi dan perkembangan komunikasi digital yang semakin kompetitif.


Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UKIM, Demsy Wattimena, mengatakan capaian Akreditasi Unggul merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga dukungan berbagai mitra institusi.


Menurutnya, predikat unggul bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan tanggung jawab moral untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan meningkatkan daya saing lulusan di tengah tantangan dunia komunikasi modern.


“Akreditasi unggul menjadi bukti bahwa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UKIM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, menghasilkan lulusan yang kompetitif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kerja,” ujar Wattimena, Senin (11/5/2026).


Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri komunikasi modern, memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pemerintah maupun swasta, serta meningkatkan produktivitas riset dan pengabdian kepada masyarakat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X