• Minggu, 18 Oktober 2026

Tragis, Dua Bocah Tersambar Petir Saat Main Bola di Rancabungur Bogor, Satu Meninggal

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 6 Mei 2026 | 04:24 WIB
Tragis, Dua Bocah Tersambar Petir Saat Main Bola di Rancabungur Bogor, Satu Meninggal
Tragis, Dua Bocah Tersambar Petir Saat Main Bola di Rancabungur Bogor, Satu Meninggal

BOGOR, MAHATVA.ID – Peristiwa tragis menimpa dua anak laki-laki berinisial MA (12) dan DR (8) yang tersambar petir saat bermain sepak bola salahsatu lapangan Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Senin (4/5/2026). Dalam kejadian tersebut, satu korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Rancabungur, Yudhi Widhiana, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa terjadi saat kedua korban bersama teman-temannya bermain di lapangan terbuka dekat area persawahan, ketika hujan turun disertai petir.

“Petir tiba-tiba menyambar area lapangan dan mengenai kedua korban,” ujarnya.

Akibat sambaran petir tersebut, MA (12) mengalami luka bakar serius dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara DR (8) mengalami luka bakar dan berhasil selamat, namun masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AURI Kemang.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar yang tidak menyangka kejadian tersebut terjadi begitu cepat saat anak-anak tengah bermain.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Anak-anak diharapkan tidak beraktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai petir.

Masyarakat juga diingatkan untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman ketika cuaca mulai menunjukkan tanda hujan lebat, kilat, dan petir.

Fenomena cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan demi keselamatan bersama, terutama bagi aktivitas di ruang terbuka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X