• Minggu, 18 Oktober 2026

SKK Migas: Sumur LLA-6 ONWJ Berhasil Produksi 1.321 BOPD, Dorong Target Energi 2026

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 3 Mei 2026 | 15:38 WIB
SKK Migas: Sumur LLA-6 ONWJ Berhasil Produksi 1.321 BOPD, Dorong Target Energi 2026
SKK Migas: Sumur LLA-6 ONWJ Berhasil Produksi 1.321 BOPD, Dorong Target Energi 2026

JAKARTA, MAHATVA.ID – Kabar positif datang dari sektor hulu migas nasional. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan keberhasilan pengeboran sumur pengembangan LLA-6 oleh PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java.

Sumur LLA-6 mulai ditajak pada 24 Maret 2026, dan dilanjutkan dengan uji produksi pada 25 April hingga 2 Mei 2026. Hasilnya, sumur ini mencatatkan produksi awal (initial production) sebesar 1.321 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 2 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Menariknya, produksi dari sumur ini mengalir secara natural pada choke 40/64 dengan kadar air (BSW) mencapai 0 persen, menandakan kualitas produksi yang sangat baik.

Produksi tersebut berasal dari lapisan eksisting LL-30 dengan tekanan reservoir yang masih optimal. Lokasi pengeboran berada di Platform LLA, wilayah Offshore North West Java.

Secara teknis, pengeboran sumur dilakukan menggunakan metode directional drilling dengan Rig PVD-II hingga mencapai kedalaman akhir 5.407 ftMD atau 3.561 ftTVD. Seluruh proses pengeboran hingga uji produksi rampung dalam waktu 33 hari.

Dari sisi efisiensi, proyek ini juga menunjukkan kinerja positif. Estimasi biaya yang telah dikeluarkan baru mencapai 61,5 persen dari total Authorization for Expenditure (AFE) yang disetujui.

Djoko Siswanto menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sekaligus berharap keberhasilan ini dapat berlanjut pada sumur berikutnya.

“Setelah sumur LLA-6, PHE ONWJ akan melanjutkan pengeboran pada sumur LLA-5. Diharapkan hasilnya bisa sama atau bahkan lebih baik untuk mendukung pencapaian target produksi tahun 2026,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi industri migas nasional dalam menjaga ketahanan energi, sekaligus mendorong optimalisasi produksi dalam negeri di tengah tantangan global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X