• Kamis, 15 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Investigasi dan Percepatan Perbaikan Perlintasan Kereta Usai Insiden Bekasi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 29 April 2026 | 15:06 WIB
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Investigasi dan Percepatan Perbaikan Perlintasan Kereta Usai Insiden Bekasi
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan Investigasi dan Percepatan Perbaikan Perlintasan Kereta Usai Insiden Bekasi

Bekasi, MAHATVA.ID – Pemerintah bergerak cepat merespons kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi. Presiden Prabowo Subianto memastikan akan dilakukan investigasi menyeluruh serta percepatan perbaikan sistem keselamatan di perlintasan kereta api di seluruh Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Ia mengaku prihatin dan terkejut atas insiden yang menimbulkan korban jiwa tersebut.

“Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian ini,” ujar Presiden.

Dalam keterangannya, Presiden menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan yang memadai. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kecelakaan serupa.

“Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Ini yang akan segera kita atasi,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Presiden menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan, mengingat tingginya intensitas lalu lintas di kawasan tersebut.

“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover, dan saya sudah setujui untuk segera dibangun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang membutuhkan penanganan serius. Pemerintah pun telah menginstruksikan percepatan penataan melalui berbagai skema, termasuk pembangunan flyover serta penguatan sistem penjagaan di perlintasan.

“Semua lintasan tersebut akan kita perbaiki, baik dengan pos jaga maupun pembangunan flyover,” jelasnya.

Terkait kondisi korban, Presiden menyampaikan bahwa sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis, bahkan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Pemerintah juga memastikan seluruh korban akan menerima kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Semua korban akan diurus, termasuk kompensasinya,” tutup Presiden.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X