• Sabtu, 17 Oktober 2026

Pemkab Bogor Gercep Tangani Longsor Tutup Akses Malasari–Nirmala, 20 Personel Dikerahkan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 23 April 2026 | 14:54 WIB
Pemkab Bogor Gercep Tangani Longsor Tutup Akses Malasari–Nirmala, 20 Personel Dikerahkan
Pemkab Bogor Gercep Tangani Longsor Tutup Akses Malasari–Nirmala, 20 Personel Dikerahkan

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menyampaikan Arahan Bupati Rudy Susmanto dalam penanganan bencana longsor yang menutup akses jalan Malasari–Nirmala di wilayah kerja UPT IJJ Wilayah VI.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, penanganannya telah dilakukan sejak malam hari oleh tim di lapangan. Atas instruksi langsung Bupati, langkah percepatan terus dioptimalkan, termasuk rencana penurunan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dari badan jalan.

Selain itu, kondisi rawan longsor juga terpantau di jalur Jasinga–Koleang, Kecamatan Jasinga. Kawasan tersebut menjadi perhatian serius karena memiliki tebing tinggi tanpa pengaman di sisi jalan, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada intensitas hujan tinggi.

Menindaklanjuti situasi tersebut, Pemkab Bogor telah melakukan penanganan pada titik longsoran di ruas Jasinga–Koleang guna meminimalisir risiko longsor susulan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sebanyak 20 personel diterjunkan dalam proses penanganan di lapangan. Mereka bekerja secara intensif untuk memastikan akses jalan dapat segera kembali normal dan aman dilalui masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengimbau warga agar tetap waspada saat melintasi jalur rawan longsor serta mengikuti Arahan petugas demi keselamatan bersama.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam merespons bencana secara sigap guna menjaga keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X