• Minggu, 18 Oktober 2026

Polemik Ibu Kota Bogor Timur, Kepala Desa Gunungputri Soroti Akses Sukamakmur

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 18 April 2026 | 03:39 WIB
Polemik Ibu Kota Bogor Timur, Kepala Desa Gunungputri Soroti Akses Sukamakmur
Polemik Ibu Kota Bogor Timur, Kepala Desa Gunungputri Soroti Akses Sukamakmur

Bogor, MAHATVA.ID – Polemik pemekaran wilayah Bogor Timur kembali mencuat setelah rencana lokasi ibu kota yang sebelumnya berada di Jonggol dipindahkan ke Sukamakmur.

Perubahan lokasi tersebut menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, khususnya dari wilayah yang memiliki akses lebih dekat ke pusat pemerintahan Kabupaten Bogor saat ini di Cibinong.

Kepala Desa Gunungputri, Damanhuri, menilai lokasi Sukamakmur terlalu jauh untuk dijangkau oleh warganya.

“Bukan menolak, tetapi wilayah Sukamakmur jauh diakses, khususnya oleh warga Desa Gunungputri,” ujarnya.

Menurut Damanhuri, Desa Gunungputri memiliki keunggulan akses yang cukup dekat dengan pusat pemerintahan di Cibinong, bahkan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit melalui jalur tol.

Dengan kondisi tersebut, pemindahan ibu kota ke Sukamakmur dinilai berpotensi menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama dalam mengakses layanan pemerintahan.

Rencana pemekaran Bogor Timur memang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Selain menyangkut pemerataan pembangunan, penentuan lokasi ibu kota juga menjadi faktor krusial yang berdampak langsung pada efektivitas pelayanan publik.

Sejumlah pihak mendukung pemindahan ke Sukamakmur dengan pertimbangan pemerataan wilayah, namun tidak sedikit pula yang menilai aspek aksesibilitas harus menjadi prioritas utama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X