• Selasa, 20 Oktober 2026

Desa Cileungsi Ciawi Luncurkan Program Jagung 1,5 Hektare, Dukung Swasembada Pangan 2026

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 8 April 2026 | 19:42 WIB
Desa Cileungsi Ciawi Luncurkan Program Jagung 1,5 Hektare, Dukung Swasembada Pangan 2026
Desa Cileungsi Ciawi Luncurkan Program Jagung 1,5 Hektare, Dukung Swasembada Pangan 2026

Bogor, MAHATVA.ID – Pemerintah Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan Tanaman Jagung Tahun Anggaran 2026 pada Rabu (8/4/2026).

Program strategis ini ditargetkan mencakup lahan seluas 1,5 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

Kegiatan launching dirangkaikan dengan sosialisasi yang dihadiri unsur Forkopimcam Ciawi, di antaranya Kapolsek Ciawi Dede Lesmana Jaya, Plt Camat Ciawi Deni Kuswara, serta masyarakat setempat.

Kepala Desa Cileungsi, Baban Subandi, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi presiden terkait percepatan swasembada jagung.

“Pada hari ini Pemerintah Desa Cileungsi melaksanakan launching ketahanan pangan penanaman jagung. Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi, dan sekarang masuk tahap pelaksanaan. Target kita 1,5 hektare,” ujarnya.

Baban menjelaskan, total lahan 1,5 hektare tersebut merupakan akumulasi dari beberapa lokasi, yakni sekitar 3.000 meter persegi, 7.000 meter persegi, dan 5.000 meter persegi.

Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah desa mengalokasikan anggaran sebesar Rp44,2 juta yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026.

Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemerintah desa menyediakan bibit dan pupuk bagi masyarakat yang memiliki lahan dan ingin berpartisipasi dalam program tersebut.

Jenis jagung yang ditanam adalah jagung hibrida dengan target produksi untuk kebutuhan pakan ternak serta bahan baku industri tepung.

“Penjualannya juga sudah bekerja sama dengan Bulog Kabupaten Bogor, sehingga hasil panen memiliki kepastian pasar,” jelas Baban.

Plt Camat Ciawi, Deni Kuswara, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Cileungsi yang dinilai sebagai implementasi nyata program ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap dari Desa Cileungsi ini bisa menyebarluaskan aktivitas menanam jagung hibrida sesuai instruksi presiden untuk mencapai swasembada jagung,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan akan terus memberikan pendampingan dan pengawasan agar program berjalan optimal.

Dengan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X