Bogor, MAHATVA.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul menggelar kegiatan tes urin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan seluruh pegawai, Senin (6/4/2026).
Kegiatan berlangsung di aula utama lapas yang berlokasi di kawasan IPSC Sentul, Kabupaten Bogor, sebagai tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-82 terkait pedoman peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan tahun ini.
Komitmen Bersih dari Narkoba
Tes urin ini menjadi bagian dari upaya nyata jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan diikuti oleh seluruh elemen lapas, mulai dari Kepala Lapas, pejabat struktural, pegawai, CPNS, hingga seluruh warga binaan.
Dilaksanakan Sesuai SOP dan Berjalan Tertib
Proses pengambilan sampel urin dilakukan secara tertib dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh kedisiplinan.
Hasilnya, tidak ditemukan satu pun peserta yang positif narkoba, baik dari kalangan pegawai maupun warga binaan.
Langkah Deteksi Dini dan Pencegahan
Kegiatan ini juga menjadi langkah deteksi dini untuk mencegah potensi penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan lapas.
Hasil pelaksanaan telah dilaporkan kepada pimpinan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban institusi.
Apresiasi Kepala Lapas
Kepala Lapas, Iswandi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pemasyarakatan bersih-bersih yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hasil tes urin yang seluruhnya negatif menjadi bukti komitmen kuat dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di dalam lapas.
Perkuat Integritas Pemasyarakatan
Melalui kegiatan ini, Lapas Khusus Sentul berharap dapat terus memperkuat integritas, pengawasan, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan bebas dari narkoba.