MAHATVA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadirkan momen tak terduga dalam kunjungan kenegaraannya ke Korea Selatan pada Rabu (1/4/2026). Kepala Negara memberikan hadiah unik berupa pakaian untuk anjing peliharaan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.
Momen tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (2/4/2026). Ia menyebut kejutan tersebut menjadi sorotan di tengah agenda resmi kenegaraan.
“Presiden Prabowo juga ngasih surprise gemas yang sukses bikin Presiden Lee kaget adalah hadiah baju untuk anjing peliharaannya,” ujar Teddy.
Kejutan itu semakin menarik karena adanya kesamaan nama hewan peliharaan kedua pemimpin. Anjing milik Presiden Lee diketahui bernama Bobby—sama seperti nama kucing kesayangan Presiden Prabowo.
“Plot twist-nya anjing peliharaan Presiden Lee ternyata bernama Bobby juga. Kekuatan diplomasi anabul memang enggak ada tandingannya,” kata Teddy.
Interaksi ringan ini pun menjadi simbol pendekatan personal dalam diplomasi modern yang kian relevan di tengah hubungan bilateral antarnegara.
Langkah Presiden Prabowo memberikan hadiah kepada hewan peliharaan dinilai sebagai bentuk diplomasi humanis yang mampu menciptakan kedekatan emosional antar pemimpin.
Menurut Teddy, pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa hubungan internasional tidak hanya dibangun melalui agenda formal, tetapi juga melalui sentuhan personal yang tulus.
“Diplomasi tidak hanya sekadar rapat dan agenda resmi, tetapi bagaimana hubungan personal antar pemimpin dapat terjalin dan membekas di hati,” jelasnya.
Nama Bobby sendiri bukan hal baru dalam diplomasi Indonesia. Kucing peliharaan Presiden Prabowo tersebut sebelumnya sempat mencuri perhatian internasional saat menerima hadiah dari Anthony Albanese pada Mei 2025.
Kala itu, Bobby mendapatkan syal merah bertuliskan “Australia loves Indonesia”, yang menjadi simbol persahabatan antara kedua negara.
Kini, “Bobby bertemu Bobby” di Korea Selatan menjadi momen unik yang memperkaya warna diplomasi Indonesia di panggung global.