• Selasa, 20 Oktober 2026

203 Sumur Rakyat di Kendal Terverifikasi, SKK Migas Dorong Produksi Capai 800 BOPD

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Minggu, 29 Maret 2026 | 00:31 WIB
203 Sumur Rakyat di Kendal Terverifikasi, SKK Migas Dorong Produksi Capai 800 BOPD
203 Sumur Rakyat di Kendal Terverifikasi, SKK Migas Dorong Produksi Capai 800 BOPD


MAHATVA.ID– Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan progres positif verifikasi sumur minyak masyarakat (sumas) di Desa Sojomerto, Dusun Klantung, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Pada Jumat (27/3/2026), telah dilaksanakan penandatanganan berita acara terkait produksi sumur masyarakat antara Ketua Koperasi Karya Energi Nusantara (KEN) Nurita, Ketua Penambang Sumas Hendro Setiawan, serta Kepala Desa Sojomerto Rindu Rimba Wibawa. Kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran SKK Migas, tim Satgas Sumas, perwakilan SKM, Direktorat Hulu Migas, serta pihak Pertamina yang hadir langsung di lapangan.

Verifikasi aktual produksi minyak dari sumur masyarakat juga dilakukan dalam kesempatan tersebut. Hingga 27 Maret 2026, sebanyak 203 sumur telah terverifikasi dari total 273 sumur yang dilaporkan. Proses verifikasi masih terus berlangsung oleh konsultan yang ditunjuk.

Menariknya, sumur-sumur masyarakat di wilayah ini dinilai memiliki pengelolaan lingkungan yang baik. Tidak ditemukan indikasi pencemaran, bahkan lahan di sekitar sumur tetap produktif dan dapat ditanami jagung dengan hasil yang subur.

Dari sisi teknis, produksi minyak dilakukan menggunakan pompa listrik dengan kadar air yang sangat rendah, bahkan nyaris tidak terlihat secara kasat mata. Untuk memastikan kualitas, pihak Pertamina telah mengambil sampel minyak guna diuji di laboratorium sebelum dikirim ke fasilitas terdekat.

Selanjutnya, Pertamina akan mengajukan dokumen kepada SKK Migas untuk diteruskan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral guna memperoleh persetujuan resmi sebelum penandatanganan kontrak kerja sama antara Pertamina dan Koperasi KEN.

Secara paralel, koperasi juga diminta menyiapkan armada mobil tangki sesuai standar keselamatan Euro-4 dengan usia maksimal lima tahun, serta memastikan pengemudi memiliki sertifikasi khusus pengangkutan minyak.

Potensi produksi minyak dari Desa Sojomerto diperkirakan mencapai 800 barel per hari (BOPD). SKK Migas optimistis, jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, distribusi minyak dari sumur masyarakat ini dapat segera terealisasi pada awal bulan mendatang.

“Mohon doa, Insya Allah minggu pertama bulan depan minyak sumas ini dapat mengalir ke Pertamina dengan aman dan selamat,” ujar Djoko Siswanto.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan lifting minyak nasional melalui optimalisasi potensi sumur masyarakat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, legalitas, dan keberlanjutan lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X