• Rabu, 21 Oktober 2026

One Way Puncak Bogor Diberlakukan, Volume Kendaraan Turun 25 Persen

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 24 Maret 2026 | 21:01 WIB
One Way Puncak Bogor Diberlakukan, Volume Kendaraan Turun 25 Persen
One Way Puncak Bogor Diberlakukan, Volume Kendaraan Turun 25 Persen

Bogor, MAHATVA.ID - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor resmi memberlakukan sistem satu arah atau one way menuju kawasan wisata Puncak, Selasa (24/3/2026) pagi. Kebijakan ini diterapkan untuk mengakomodasi lonjakan kendaraan wisatawan dari arah Jakarta.

Rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan Simpang Gadog. Sebelum sistem satu arah diberlakukan, petugas terlebih dahulu menutup arus kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta untuk membersihkan jalur.

Setelah jalur steril, akses kendaraan dari arah bawah, baik dari Gerbang Tol Ciawi maupun jalur arteri, dibuka penuh menuju Puncak.

“Pada tadi pagi pukul 8.00 WIB kami melaksanakan one way dari arah bawah menuju ke Puncak untuk mengakomodir arus wisata yang dari arah Jakarta,” ujar Afif, Selasa (24/3/2026).

Meski rekayasa lalu lintas tetap diterapkan, volume kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak justru mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Hingga pukul 08.00 WIB, tercatat sekitar 5.000 kendaraan telah melintas dari Exit GT Ciawi menuju Puncak.

Angka tersebut menurun sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya yang mencapai 8.000 kendaraan.

“Penurunannya dibandingkan hari kemarin sekitar 25 persen,” ungkap Afif.

Ia menambahkan, penurunan volume kendaraan ini turut berdampak pada kondisi lalu lintas yang relatif lebih terkendali.

“Jadi hari ini menurun sekitar 3.000 kendaraan animo dari arus wisata dari Jakarta ke Puncak,” jelasnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa durasi pemberlakuan sistem one way bersifat situasional. Evaluasi dilakukan secara real-time dengan melihat perkembangan arus lalu lintas di lapangan.

Selama rekayasa lalu lintas berlangsung, pengendara dari arah Puncak menuju Jakarta diimbau untuk bersabar atau menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di titik penyekatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X