• Sabtu, 17 Oktober 2026

Desa Kilon Bangun Tambatan Perahu Lewat Dana Desa 2025: Dorong Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Kamis, 24 April 2025 | 17:06 WIB
Desa Kilon Bangun Tambatan Perahu Lewat Dana Desa 2025: Dorong Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan
Desa Kilon Bangun Tambatan Perahu Lewat Dana Desa 2025: Dorong Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan

MAHATVA.ID -Pemerintah Desa Kilon, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, resmi memulai pembangunan tambatan perahu sebagai bagian dari program infrastruktur berbasis Dana Desa Tahun 2025. Proyek ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mendukung kegiatan ekonomi nelayan sekaligus memperkuat fasilitas publik di wilayah pesisir, Kamis (24/4/2025)

Gunakan Material Lokal dan Non-Lokal Berkualitas

Dalam pelaksanaan proyek, pemerintah desa memprioritaskan penggunaan material lokal yang tersedia di desa guna mendukung ekonomi masyarakat setempat dan menekan biaya distribusi. Material non-lokal juga turut digunakan untuk memastikan kualitas bangunan yang tahan lama dan sesuai standar keselamatan laut.

“Material lokal kami gunakan sejauh tersedia dan sesuai kebutuhan teknis. Ini juga bagian dari strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Kepala Desa Kilon, La Anto Rumasera.

Manfaat Langsung bagi Nelayan dan Warga Sekitar

Pembangunan tambatan perahu ini menjadi solusi konkret atas kebutuhan nelayan terhadap fasilitas tambat yang aman, tertata, dan mendukung efisiensi kegiatan melaut. Dengan tambatan yang representatif, nelayan dapat mengurangi risiko kerusakan perahu serta meningkatkan hasil tangkapan melalui mobilitas yang lebih baik.

“Tambatan ini tidak hanya untuk Desa Kilon, tapi juga bisa dimanfaatkan oleh warga desa tetangga. Ketika mereka tambat motor laut di dermaga, itu bisa terlindungi dan terawat,” tambah Rumasera.

Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Prioritas

Pemerintah Desa Kilon menegaskan bahwa proses pembangunan akan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat diberikan ruang untuk ikut mengawasi dan memberikan masukan secara langsung selama pembangunan berlangsung.

“Pembangunan ini bertahap, tahun 2025 kita bangun 50 meter, dan sisanya 50 meter dilanjutkan pada 2026. Target kami, dalam 3 tahun pembangunan selesai 100% sesuai besaran Dana Desa yang diterima,” jelas La Anto Rumasera.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Pesisir

Pembangunan tambatan perahu ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Desa Kilon dalam menciptakan infrastruktur desa pesisir yang modern, fungsional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Insya Allah, tahun depan selesai 100 persen. Ini tahun ke-2, dan kami optimis bisa rampung. Harapan kami, proyek ini benar-benar menjadi jalan menuju peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir,” pungkas Rumasera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X