• Sabtu, 17 Oktober 2026

PT Bogorindo Cemerlang Hibahkan Lahan untuk Relokasi Puskesmas Leuwinutug, DPRD Dorong Percepatan Pembangunan

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 25 April 2025 | 04:56 WIB
PT Bogorindo Cemerlang Hibahkan Lahan untuk Relokasi Puskesmas Leuwinutug, DPRD Dorong Percepatan Pembangunan
PT Bogorindo Cemerlang Hibahkan Lahan untuk Relokasi Puskesmas Leuwinutug, DPRD Dorong Percepatan Pembangunan

MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera merelokasi Puskesmas Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, tanpa harus mengalokasikan anggaran untuk pembebasan lahan. Hal ini menyusul hibah lahan seluas sekitar 1.200 meter persegi dari PT Bogorindo Cemerlang, perusahaan pengelola Kawasan Industri Sentul, yang berkomitmen mendukung pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

Rencana hibah ini terungkap dalam pertemuan CEO PT Bogorindo Cemerlang, Au Bintoro, dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Syamsudin, dan Ketua Komisi II DPRD, Fery Reveo Chechenova, Kamis (24/4/2024) di kantor perusahaan.

"Lokasi Puskesmas yang lama di Kampung Setu sudah tidak representatif karena sempit dan melayani warga dari lima desa. Maka kami hibahkan lahan yang lebih luas agar pembangunan fasilitas kesehatan lebih maksimal," ujar Au Bintoro.

Au berharap proses pembangunan dimulai segera agar Puskesmas Leuwinutug di lokasi baru sudah dapat digunakan maksimal pada 2026. Ia juga menegaskan pentingnya percepatan proses administrasi hibah, agar target pembangunan tidak molor.

Gustiawan, tokoh masyarakat Leuwinutug, mengaku sangat bersyukur dengan langkah PT Bogorindo Cemerlang. 

“Awalnya hanya survei biasa, tapi ternyata respons dari Pak Au sangat luar biasa. Ini kabar menggembirakan bagi warga,” kata Gustiawan.

Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Agus Fauzi, mengungkapkan bahwa hibah ini sangat membantu program efisiensi anggaran pemerintah. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X