• Sabtu, 17 Oktober 2026

Tumpukan Sampah di Cianjur Cemari Sungai Cibeet Bogor, Warga Tanjungsari Keluhkan Kondisi Air

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 23:43 WIB
Tumpukan Sampah di Cianjur Cemari Sungai Cibeet Bogor, Warga Tanjungsari Keluhkan Kondisi Air
Tumpukan Sampah di Cianjur Cemari Sungai Cibeet Bogor, Warga Tanjungsari Keluhkan Kondisi Air

MAHATVA.ID – Tumpukan sampah yang berada di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, dikeluhkan warga Kabupaten Bogor karena mencemari aliran Sungai Cibeet yang melintasi wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

Salah satu warga Kecamatan Tanjungsari, Abay, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi Sungai Cibeet yang kini mulai tercemar oleh limbah dari wilayah hulu. 

Menurutnya, sampah yang menumpuk di aliran sungai tersebut berasal dari kawasan Desa Mekarsari dan telah berdampak langsung terhadap kualitas air Sungai Cibeet.

“Sungai Cibeet ini dipakai warga untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi, mencuci pakaian, dan aktivitas domestik lainnya. Tapi sekarang airnya sudah tercemar akibat tumpukan sampah dari Cianjur,” ujar Abay kepada wartawan MAHATVA.ID, Sabtu, (10/05/2025).

Abay juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah untuk segera menangani permasalahan sampah lintas wilayah tersebut. Ia berharap ada kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Pemerintah Kabupaten Bogor agar aliran sungai yang vital bagi kehidupan warga tetap bersih dan layak digunakan.

“Saya harap pemerintah segera turun tangan. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai pencemaran ini berlarut-larut,” tambahnya.

Sungai Cibeet diketahui menjadi salah satu sumber air utama bagi warga di beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor bagian timur, termasuk Tanjungsari. Tercemarnya sungai akibat sampah bisa berdampak besar terhadap kesehatan dan kelangsungan hidup warga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X