• Selasa, 20 Oktober 2026

Kaesang Pangarep Tegaskan Jokowi Tak Tuduh Demokrat dalam Polemik Ijazah Palsu

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Selasa, 29 Juli 2025 | 06:43 WIB
Kaesang Pangarep Tegaskan Jokowi Tak Tuduh Demokrat dalam Polemik Ijazah Palsu
Kaesang Pangarep Tegaskan Jokowi Tak Tuduh Demokrat dalam Polemik Ijazah Palsu

Jakarta, MAHATVA.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak pernah menuduh Partai Demokrat sebagai dalang di balik isu ijazah palsu yang kembali mencuat. Ia menyebut hubungan antara keluarga Jokowi dan keluarga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terjalin sangat baik.

"Kalau yang saya lihat, ketika Bapak berbicara, tidak ada menyebut atau menuduh Partai Biru. Saya juga melihat kemarin dari Partai Demokrat sudah memberikan tanggapan," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).

Kaesang menambahkan bahwa keharmonisan antara kedua keluarga tetap terjaga, bahkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang juga putra sulung Jokowi, sempat menjenguk SBY saat dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

"Hubungan kami dengan keluarga Bapak SBY sangat baik. Pak Wapres juga sempat menjenguk beliau di RSPAD," tambahnya.

Lebih lanjut, Kaesang menyampaikan niatnya untuk bertemu langsung dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), demi meredakan ketegangan politik dan memperkuat persatuan bangsa.

"Saya pun berencana bertemu dengan Mas AHY. Semuanya demi kepentingan bangsa, tidak ada yang saling menjatuhkan," tegasnya.

Jokowi Curiga Ada Agenda Politik

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut ada dugaan kuat bahwa isu ijazah palsu yang menyerangnya didukung oleh kekuatan politik tertentu. Ia mencurigai adanya "orang besar" yang berada di balik manuver tersebut.

"Feeling saya mengatakan ada agenda besar politik dalam tuduhan ijazah palsu maupun pemakzulan. Artinya memang ada orang besar yang mem-back up," ujar Jokowi di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Jumat (25/7), seperti dikutip dari detikJateng.

Pernyataan Jokowi tersebut menuai spekulasi luas di publik dan memunculkan dugaan bahwa tudingan itu diarahkan ke Partai Demokrat.

Demokrat Angkat Suara

Menanggapi spekulasi tersebut, Partai Demokrat langsung membantah tudingan bahwa mereka terlibat dalam polemik ijazah palsu Presiden Jokowi.

Anggota Majelis Tinggi Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan bahwa partainya tidak ada kaitan dengan isu tersebut. Ia menyayangkan adanya narasi yang menyeret Demokrat sebagai "partai biru" yang disebut-sebut berada di balik isu ini.

"Kami tegaskan, tidak ada urusan Partai Demokrat dengan isu ijazah palsu ini. Roy Suryo yang terlibat dalam isu ini pun sudah bukan bagian dari kami," kata Hinca di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Hinca menekankan bahwa Roy Suryo saat ini sudah tidak memiliki keterikatan dengan struktur kepengurusan Demokrat, sehingga segala langkah atau pernyataannya merupakan tanggung jawab pribadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X