• Selasa, 20 Oktober 2026

Proyek Rehabilitasi Jalan di Sijunjung Dimulai: PT Hakaaston Fokus Bangun Drainase di Tanjung Labuah

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Jumat, 1 Agustus 2025 | 15:48 WIB
Proyek Rehabilitasi Jalan di Sijunjung Dimulai: PT Hakaaston Fokus Bangun Drainase di Tanjung Labuah
Proyek Rehabilitasi Jalan di Sijunjung Dimulai: PT Hakaaston Fokus Bangun Drainase di Tanjung Labuah

MAHATVA.ID -Pekerjaan rehabilitasi ruas jalan strategis di Nagari Tanjung Labuah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, resmi dimulai. Proyek ini dikerjakan oleh PT HAKAASTON, diawali dengan penggalian dan pembuatan saluran drainase di sisi jalan yang sebelumnya tertimbun dan tidak lagi berfungsi.

Kerusakan jalan selama ini disebabkan oleh tidak berfungsinya drainase, sehingga air dengan mudah meresap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan. Karena itu, pembangunan drainase menjadi fokus awal dari proyek rehabilitasi.

“Drainase yang buruk adalah penyebab utama kerusakan. Ini yang kami tangani lebih dulu sebelum pengaspalan,” ungkap perwakilan pelaksana lapangan kepada wartawan kpktipikor.id, Kamis (1/8/2025).

Jalur Strategis Tanjung Bonai Aur–Tamparungo Jadi Fokus Proyek

Rehabilitasi jalan ini meliputi ruas dari Tanjung Bonai Aur menuju Tamparungo, sebuah jalur vital yang menghubungkan wilayah pertanian dan pemukiman warga di Sumpur Kudus. Perbaikan ini sangat dinanti masyarakat karena selama bertahun-tahun kondisi jalan rusak parah akibat genangan air dan minimnya perawatan.

Proyek Infrastruktur Jalan Senilai Rp 2,1 Miliar

Proyek rehabilitasi ini menelan anggaran sebesar Rp 2.123.085.570,- yang bersumber dari dana pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2024–2025. Sesuai kontrak, pelaksanaan proyek berlangsung dari 1 Juli 2024 hingga 27 Desember 2025, dengan waktu efektif pelaksanaan selama 150 hari kerja.

Manfaat Ekonomi dan Aksesibilitas bagi Masyarakat

Dengan dimulainya pekerjaan fisik ini, masyarakat berharap jalan yang selama ini sulit dilalui, khususnya saat musim hujan, dapat kembali fungsional dan mendukung akses ekonomi, pertanian, serta mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Kami bersyukur proyek ini akhirnya jalan. Mudah-mudahan kualitasnya bagus dan tahan lama,” ujar salah satu warga Nagari Tanjung Labuah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X