• Selasa, 20 Oktober 2026

Melinjo Banten Go Internasional, 6,4 Ton Emping Terbang ke Arab Saudi

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 12:06 WIB
Melinjo Banten Go Internasional, 6,4 Ton Emping Terbang ke Arab Saudi
Melinjo Banten Go Internasional, 6,4 Ton Emping Terbang ke Arab Saudi

MAHATVA.ID - Emping melinjo asal Banten kembali menapakkan jejaknya di pasar global. Produk olahan khas yang dihasilkan para perajin lokal ini resmi diekspor ke Arab Saudi, Kamis (7/8/2025), dengan total 6,48 ton senilai 35.640 dolar AS atau sekitar Rp573,8 juta.

Pengiriman ini dilakukan oleh CV Novan melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Kota Serang. Negara tujuan, Arab Saudi, menjadi pasar strategis karena memiliki komunitas diaspora Indonesia yang besar dan minat tinggi terhadap kuliner nusantara.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, emping melinjo adalah salah satu produk unggulan UMKM daerah yang memiliki daya saing global. “Ini bukan sekadar pengiriman barang, tapi bukti potensi lokal mampu bersaing di pasar internasional dan memberdayakan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain Arab Saudi, emping melinjo Banten telah menembus pasar Malaysia, Taiwan, Singapura, Korea Selatan, Australia, hingga Amerika Serikat. Permintaan yang terus meningkat menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan produksi sekaligus menjaga kualitas.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Babar Suharso, menyebut ekspor ini adalah pengiriman kelima CV Novan ke Arab Saudi. Ia juga menegaskan bahwa emping melinjo menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan Banten yang melibatkan ribuan perajin di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak.

Direktur Utama CV Novan Putra, Donny Novan, mengatakan pihaknya telah aktif mengekspor sejak 2007 dan terus meningkatkan mutu produksi. “Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis emping melinjo akan semakin dikenal dan diminati di berbagai negara,” katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X