• Rabu, 21 Oktober 2026

Menlu RI Desak Peru Usut Tuntas Kasus Penembakan Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Rabu, 3 September 2025 | 14:10 WIB
Menlu RI Desak Peru Usut Tuntas Kasus Penembakan Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba
Menlu RI Desak Peru Usut Tuntas Kasus Penembakan Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba

Jakarta, MAHATVA.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mendesak pemerintah Peru untuk segera mengusut tuntas kasus penembakan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, Zetro Leonardo Purba, yang wafat pada Senin malam (1/9/2025) waktu setempat.

“Kami sudah menyampaikan kepada pihak Kementerian Luar Negeri Peru dan kepolisian di sana untuk bisa menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” ujar Menlu Sugiono melalui pernyataan resmi di akun Instagram @menluri, Selasa (2/9/2025).

Komunikasi dengan Dubes RI di Peru

Sugiono menyebut dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan Duta Besar (Dubes) RI untuk Peru, Ricky Suhendar, serta keluarga almarhum. Ia menginstruksikan Dubes Ricky untuk terus memantau jalannya penyelidikan oleh otoritas Peru sekaligus membantu proses pemulangan jenazah ke tanah air.

“Saya harap yang terbaik bisa kita berikan dalam rangka mengusut kasus ini hingga tuntas,” tutur Menlu.

Pesan untuk Diplomat Indonesia

Menlu RI juga menyampaikan duka mendalam dan meminta seluruh pegawai Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk tabah menghadapi kabar duka tersebut. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dalam menjalankan tugas diplomatik.

“Yang pasti, di manapun saudara-saudara berada, tetaplah menjadikan faktor keselamatan sebagai sesuatu yang utama di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita kepada bangsa dan negara,” kata Sugiono.

Kronologi Penembakan

Zetro Leonardo Purba, yang menjabat sebagai Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, meninggal dunia setelah ditembak tiga kali oleh orang tak dikenal hanya beberapa meter dari tempat tinggalnya di kawasan Lince, Lima.

Menurut laporan Panamericana Television, kepolisian dan tim forensik Peru telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Zetro diketahui baru lima bulan bertugas di Peru setelah sebelumnya ditempatkan di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Melbourne, Australia.

KBRI Lima telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri Peru terkait insiden tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X