“Kontingen juga sudah menjalankan beberapa program, seperti pembentukan kontingen, desentralisasi atlet, tes parameter serta tes kesehatan. Kontingen juga sudah menyelesaikan kebutuhan perlengkapan, baik untuk atlet maupun pengcab yang akan bertanding,” terang Sugiarto, yang akrab disapa Otray.
Selanjutnya, kontingen akan menjalani program tryout, try-in, dan training camp untuk memantapkan kesiapan bertanding sekaligus membangun kekompakan antaratlet.
Untuk mendukung kebutuhan atlet selama kompetisi, kontingen juga telah membentuk tim pendamping atlet putra dan putri yang dibagi ke dalam empat wilayah, yakni Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Bandung Raya.
DPRD dan Forkopimda Dukung Target Juara Umum
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan dukungan lembaganya terhadap upaya kontingen untuk kembali meraih gelar juara umum, seperti yang pernah dicapai Kabupaten Bogor pada Porprov 2018.
Menurut Sastra, target tersebut membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan maupun pelaksanaan pertandingan.
“Semangat juara umum harus kita ulang, walaupun agak terlambat semangat itu harus dibangkitkan, dan kita harus kompak,” kata Sastra.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya bersama unsur Forkopimda akan memantau secara langsung kesiapan para atlet yang akan bertanding.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi. Ia mengapresiasi semangat atlet, ofisial, dan seluruh unsur kontingen yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Porprov XV Jabar 2026.
Jaro Ade, sapaan akrab Ade Ruhandi, mengingatkan bahwa target Kabupaten Bogor bukan sekadar meraih kemenangan dalam pertandingan, melainkan memperjuangkan posisi juara umum.
“Kalau berbicara menang itu sudah umum, tapi yang perlu ditekankan adalah semangat untuk merebut juara umum. Apalagi, pada Porprov 2018 kita pernah meraih juara umum,” tegasnya.
Jaro Ade Soroti Pembinaan Atlet Lokal
Selain target prestasi, Ade Ruhandi turut menyoroti pentingnya pembinaan atlet asli Kabupaten Bogor. Menurutnya, keberhasilan olahraga daerah tidak cukup diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari kemampuan melahirkan atlet lokal yang dapat menjadi andalan pada masa mendatang.
Ia meminta KONI Kabupaten Bogor memberi perhatian terhadap pengembangan potensi atlet daerah, terutama di tengah masih adanya persoalan mutasi atlet yang belum terselesaikan.
“Putra daerah harus ditonjolkan, bukan hanya melihat berapa medali yang akan didapat. Ini adalah bagian dari regenerasi, kalau tidak ada yang muncul maka ini kegagalan pembinaan,” imbuh Jaro Ade.
Sorotan tersebut menjadi pengingat bahwa target juara umum perlu berjalan seiring dengan pembinaan berkelanjutan. Regenerasi atlet lokal dinilai penting agar Kabupaten Bogor tidak hanya mengejar prestasi dalam satu penyelenggaraan Porprov, tetapi juga membangun kekuatan olahraga daerah untuk kompetisi berikutnya.
Dengan 954 atlet yang disiapkan untuk berlaga di 67 cabang olahraga, kontingen Kabupaten Bogor kini memasuki tahap pemantapan akhir. Kekompakan, kesiapan teknis, dukungan lintas unsur, serta keberhasilan pembinaan atlet lokal menjadi bagian penting dalam perjuangan mewujudkan target juara umum Porprov XV Jawa Barat 2026.
Artikel Terkait
Ketua KONI Kabupaten Bogor Apresiasi Gelar Juara Perdana Bogor Hornbills
FKIP Universitas Pakuan Jalin Kerja Sama dengan KONI Kabupaten Bogor, Dukung Pengembangan SDM Olahraga
Rudy Susmanto dan KONI Kabupaten Bogor Bersinergi Tingkatkan Prestasi Atlet