daerah

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Terindikasi Keracunan, Sampel Makanan Diuji di Labkesda

Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:14 WIB
Rudy Susmanto Tinjau Siswa SMPN 2 Cisarua, Seluruh Biaya Pengobatan Ditanggung Pemkab
BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung Rumah Sakit Paru (RSPG) Cisarua, Rabu (21/10/2026), untuk memastikan 103 siswa SMPN 2 Cisarua yang terindikasi mengalami keracunan makanan mendapatkan penanganan medis secara optimal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan seluruh biaya pengobatan para siswa ditanggung pemerintah daerah.

Rudy mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di rumah sakit, seluruh siswa berada dalam kondisi stabil dan baik. Sebagian besar siswa direncanakan dapat pulang setelah menjalani observasi dan dinyatakan layak oleh tim medis.

“Keselamatan dan kesehatan anak-anak menjadi prioritas kami. Kami memastikan mereka mendapatkan penanganan medis terbaik dan tercepat, dengan seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Baca Juga: Kabar Baik, Bupati Bogor Rudy Susmanto Stabil Usai Jalani Kateterisasi Jantung

Untuk memastikan penyebab kejadian, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor telah mengambil sampel makanan dan minuman yang akan diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) milik Pemkab Bogor.

Rudy menegaskan, kesimpulan mengenai penyebab kejadian tersebut akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan laboratorium diterima. Karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil pemeriksaan sebelum menarik kesimpulan.

Pemkab Bogor juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas, serta pihak terkait untuk memantau kondisi kesehatan siswa setelah kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga: SD Negeri Cikoneng Cisarua Apresiasi Perhatian Bupati Bogor Rudy Susmanto

Selain penanganan medis, evaluasi bersama pihak sekolah juga akan dilakukan guna menentukan langkah selanjutnya terkait pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar.

“Kami ingin memastikan anak-anak kembali ke rumah masing-masing dalam kondisi sehat. Saat ini, fokus utama kami adalah penanganan kesehatan siswa dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik,” tegas Rudy.

Pemkab Bogor mengimbau seluruh pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar. Pemantauan kondisi kesehatan para siswa juga akan terus menjadi perhatian agar mereka memperoleh penanganan yang diperlukan.

 

Tags

Terkini