BOGOR, MAHATVA.ID — Pemerintah Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, melaksanakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan anggaran Rp500 juta melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan yang berlokasi di RT 01/RW 02 tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mendukung peningkatan infrastruktur dan keamanan lingkungan masyarakat.
Berdasarkan papan informasi kegiatan, volume pekerjaan tercantum 75 meter x 0,6 meter x 8 meter. Anggaran sebesar Rp500 juta tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan waktu pengerjaan selama 30 hari kerja.
Baca Juga: Desa Ligarmukti Realisasikan Betonisasi Jalan Cibulakan dari Bankeu 2026
Kepala Desa Puspasari, Kurnia Nurdin, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto, atas dukungan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bapak Bupati Bogor Rudy Susmanto, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Desa Puspasari. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kurnia Nurdin.
Keberadaan konstruksi penahan tanah menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keamanan lingkungan. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada kesesuaian desain, kualitas pengerjaan, kondisi tanah, serta pemeliharaan setelah pembangunan selesai.
Baca Juga: Rehabilitasi Kantor Desa Lulut Rp321,95 Juta dari Bankeu 2026
Karena itu, Pemerintah Desa Puspasari berharap pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan keselamatan lingkungan,” pungkasnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Desa Puspasari berharap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya dapat tertangani dan manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca Juga: Bankeu 2026 Rp318,3 Juta, Jalan Hotmix di Desa Tangkil Dibangun Sepanjang 400 Meter
Pengawasan pelaksanaan pekerjaan dan pemeliharaan hasil pembangunan juga menjadi aspek penting agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi sesuai peruntukannya dalam jangka panjang.
Menurut Kurnia, pembangunan TPT diharapkan mampu memperkuat struktur tanah dan membantu mengantisipasi potensi longsor maupun pergerakan tanah, terutama di kawasan yang membutuhkan penguatan.Pembangunan TPT di Puspasari menjadi bagian dari pemanfaatan bantuan keuangan untuk mendukung pembangunan infrastruktur perdesaan di Kabupaten Bogor.
Artikel Terkait
Anggaran Tahap I Bankeu 2026 Direalisasikan, Cihideung Udik Kerjakan TPT dan Jalan
Bankeu 2026 Rp391,21 Juta, Pemdes Dayeuh Aspal Jalan Swadaya II Sepanjang 500 Meter
Pemdes Singajaya Manfaatkan Bankeu 2026 untuk Peningkatan Jalan Kampung Rawa Gede