JAKARTA, MAHATVA.ID – DPC Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Timur menyambut penghargaan yang diraih DPD HIPPI DKI Jakarta atas kinerja kaderisasi dan pertumbuhan anggota. Capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi pengusaha, memperluas keanggotaan, serta meningkatkan kontribusi organisasi terhadap perekonomian daerah.
Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian peringatan 50 tahun HIPPI pada 12 Oktober 2026 di Jakarta Theater. Berdasarkan piagam penghargaan, DPD HIPPI DKI Jakarta dinilai atas komitmennya dalam memperkuat regenerasi organisasi dan memperluas basis keanggotaan.
Ketua Umum DPP HIPPI, Erik Hidayat, menyerahkan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja kepengurusan daerah.
Bagi HIPPI Jakarta Timur, penghargaan itu bukan sekadar pengakuan organisasi, melainkan juga dorongan untuk memastikan pertumbuhan anggota berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas usaha dan kualitas kaderisasi.
Ketua Umum DPC HIPPI Jakarta Timur, Muhammad Sirod, menyatakan bahwa capaian tersebut perlu ditindaklanjuti melalui kerja organisasi yang lebih terukur, terutama dalam perekrutan anggota baru dan penyiapan kader untuk menjalankan peran strategis di tingkat kota maupun provinsi.
Menurut Sirod, regenerasi tidak cukup dilakukan dengan menambah jumlah anggota. Organisasi juga perlu memberikan ruang bagi anggota baru untuk terlibat dalam program kerja, forum usaha, pengembangan kapasitas, dan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Baca Juga: Muscab V HIPMI Kabupaten Bogor Digelar, Bernard Dwiputra Chandra Calon Tunggal Ketua Umum
Dengan pendekatan tersebut, pertumbuhan keanggotaan diharapkan mampu memperkuat sumber daya organisasi sekaligus menjaga kesinambungan kepemimpinan.
Perkuat Sinergi HIPPI di Lima Wilayah Jakarta
Penguatan kaderisasi juga diarahkan untuk mempererat hubungan kerja antara DPC HIPPI di lima wilayah administrasi Jakarta dan DPD HIPPI DKI Jakarta.
Koordinasi antarkepengurusan diharapkan dapat mendorong pertukaran gagasan, pengembangan kader, serta lahirnya inisiatif usaha yang sesuai dengan kebutuhan perekonomian Jakarta.
Baca Juga: Bernard Dwiputra Chandra Deklarasi Maju Muscab HIPMI Kabupaten Bogor 2026–2029
Sirod menilai, organisasi pengusaha perlu menjaga keseimbangan antara konsolidasi internal dan kontribusi nyata bagi anggota.
Penguatan keanggotaan, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan program yang menyentuh kebutuhan konkret pelaku usaha, mulai dari akses pembiayaan, peningkatan kualitas produk, pengembangan kemitraan, hingga peluang pengadaan barang dan jasa.