berita

Menko Polkam Djamari Chaniago Tegaskan Hoaks yang Ganggu Stabilitas Nasional Akan Ditindak

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:19 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago Tegaskan Hoaks yang Ganggu Stabilitas Nasional Akan Ditindak

JAKARTA, MAHATVA.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan pemerintah akan mengambil langkah tegas dan terukur terhadap pihak-pihak yang menyebarkan hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat luas serta stabilitas nasional.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari Chaniago dalam konferensi pers bersama Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Menurut Djamari, pemerintah tidak akan membiarkan penyebaran informasi menyesatkan yang berpotensi memecah belah masyarakat terus berkembang, terutama di ruang digital. Aparat penegak hukum akan bertindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila informasi yang disebarkan terbukti mengganggu kepentingan publik.

"Begitu dia mengganggu kepentingan masyarakat luas, kita lakukan tindakan-tindakan yang sangat-sangat terukur. Tidak bisa berlanjut begitu terus," tegas Djamari.

Menko Polkam menekankan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan situasi yang kondusif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman sekaligus mendukung berbagai program pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintah.

Ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan penyebaran informasi yang menimbulkan keresahan dan memicu perpecahan di tengah masyarakat.

"Bangsa ini membutuhkan ketenangan. Negeri ini membutuhkan ketenangan agar masyarakat dapat menjalani kehidupan mereka masing-masing dan bersama-sama membangun bangsa," ujarnya.

Menurutnya, stabilitas politik dan keamanan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan nasional. Oleh sebab itu, seluruh komponen bangsa memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga ruang publik, termasuk ruang digital, agar tetap sehat, produktif, dan bebas dari informasi yang menyesatkan.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Djamari mengajak masyarakat menjaga suasana yang damai agar perayaan kemerdekaan berlangsung penuh kebahagiaan, persatuan, dan semangat kebangsaan.

"Mari kita hentikan hal-hal yang menimbulkan keresahan. Kita rayakan Hari Kemerdekaan dengan tenang, berbahagia, dan bergembira tanpa dibebani informasi yang menyesatkan," katanya.

Ia berharap momentum Hari Kemerdekaan menjadi ajang memperkuat persatuan nasional, bukan dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga mengajak insan pers dan media massa untuk terus menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam membangun optimisme masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan global.

"Saya berharap rekan-rekan pers dan media dapat menyampaikan informasi ini secara tepat kepada masyarakat. Menjaga stabilitas dan ketenangan bangsa merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya.

Halaman:

Terkini