BOGOR, MAHATVA.ID – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar atau yang akrab disapa Akew, menanggapi tuntutan mahasiswa yang mendesak pembubaran KORMI Kabupaten Bogor dengan menantang mereka untuk mengukur aspirasi publik melalui kuesioner.
Pernyataan tersebut disampaikan Akew saat menemui massa aksi yang tergabung dalam Suara Aksi Mahasiswa Bogor di depan gerbang Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor.
Menurut Akew, mahasiswa sebaiknya melakukan survei kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk mengetahui sejauh mana dukungan terhadap keberadaan KORMI.
"Silakan bapak-bapak lebih baik sebagai mahasiswa bikin kuesioner," kata Akew di hadapan para pendemo.
Ia menyarankan agar survei dilakukan secara terbuka, termasuk melalui media sosial, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat.
"Bikin kuesioner di media sosial di mana segala macam. Apakah KORMI ini harus dibubarkan atau tidak? Silakan buat kuesionernya," tegasnya.
Akew menegaskan, apabila mayoritas masyarakat Kabupaten Bogor menghendaki KORMI dibubarkan, pihaknya siap menerima keputusan tersebut.
"Kalau masyarakat mayoritas Kabupaten Bogor di atas lima puluh persen minta dibubarkan, selesai Pak, bubar KORMI ini Pak," cetusnya.
Sebelumnya, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Suara Aksi Mahasiswa Bogor menggelar demonstrasi di depan gerbang Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor pada Selasa (28/7/2026).