berita

Ngopi Cetar Jadi Forum Kolaborasi Cegah Tawuran di Jakarta Timur

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:01 WIB
Ngopi Cetar Jadi Forum Kolaborasi Cegah Tawuran di Jakarta Timur

JAKARTA, MAHATVA.ID – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, membuka kegiatan Ngobrol Pintar Cegah Tawuran (Ngopi Cetar) di Aula Kantor Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum kolaborasi untuk memperkuat kewaspadaan dini sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jakarta Timur.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dari Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Matraman, mulai dari perangkat pemerintah, tokoh masyarakat, aparat kewilayahan, hingga unsur keamanan. Melalui dialog ini, para peserta membahas berbagai langkah strategis untuk mencegah potensi tawuran, konflik sosial, serta gangguan keamanan lainnya.

Dalam sambutannya, Kusmanto menegaskan bahwa sejumlah peristiwa yang belakangan terjadi di wilayah perbatasan Jakarta Timur harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, masyarakat tidak boleh mudah terprovokasi dan harus terus menjaga situasi wilayah agar tetap aman, damai, dan kondusif.

"Karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Jakarta Timur, kami berharap masyarakat Jakarta Timur tidak terpancing. Mari kita jadikan setiap kejadian sebagai bahan introspeksi tentang pentingnya hidup damai di tengah masyarakat tanpa membedakan suku, ras, maupun agama," ujar Kusmanto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menciptakan lingkungan yang aman melalui peningkatan peran aktif masyarakat di setiap wilayah.

Menurut Kusmanto, penguatan kewaspadaan dini harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Salah satu langkah yang akan terus didorong adalah mengaktifkan kembali kegiatan apel cipta kondisi pada malam hari, terutama menjelang akhir pekan dan hari libur, sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Kami berharap setiap kecamatan menggelar apel cipta kondisi pada malam hari menjelang libur untuk mengantisipasi berbagai kegiatan yang tidak diinginkan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Alhamdulillah, hingga saat ini Jakarta Timur masih dalam kondisi aman dan kondusif. Mari kita pertahankan dan terus tingkatkan situasi tersebut bersama-sama," tuturnya.

Melalui program Ngopi Cetar, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat semakin erat sehingga upaya pencegahan tawuran, konflik sosial, dan gangguan kamtibmas dapat dilakukan secara dini, terpadu, dan berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya dialog, meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan, serta membangun kerja sama yang solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Jakarta Timur.

Terkini