MAHATVA.ID - Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan akan menghelat kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Menjelang pelaksanaan acara tersebut, pihak kepolisian meminta pengguna jalan untuk mengantisipasi adanya lonjakan volume kendaraan di sekitar lokasi.
Agenda keagamaan berskala nasional ini diprediksi bakal dihadiri oleh banyak masyarakat dari berbagai daerah. Oleh karena itu, area lalu lintas di seputar Monas diperkirakan akan mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan selama acara berlangsung.
Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya mengimbau para pengendara agar sebisa mungkin menghindari ruas jalan yang berdekatan dengan lokasi kegiatan. Langkah antisipasi ini diperlukan demi menjaga kelancaran mobilitas warga dan mencegah terjadinya kemacetan di pusat kota.
"Potensi kepadatan arus lalu lintas diperkirakan bakal terjadi pada sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Monas. Para pengendara diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan ini atau mencari rute alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan," tulis pihak TMC Polda Metro Jaya melalui akun media sosial resminya.
Informasi serta imbauan terkait kondisi arus lalu lintas tersebut disampaikan secara resmi pada Jumat (31/7/2026). Dikutip dari detikcom, petugas kepolisian juga disiagakan di beberapa titik strategis untuk melakukan pengaturan jalan secara langsung.
Penyiapan rute alternatif menjadi salah satu fokus utama petugas guna mengurai potensi penumpukan kendaraan yang mengarah ke kawasan Medan Merdeka. Masyarakat pun diminta untuk merencanakan waktu perjalanan lebih awal apabila tetap harus beraktivitas di sekitar wilayah Jakarta Pusat.
Melalui koordinasi yang matang, kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digagas oleh Kemenag ini diharapkan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Di sisi lain, para pengguna jalan diingatkan untuk tetap tertib serta mematuhi arahan dari para petugas di lapangan demi kenyamanan bersama.