berita

Fokus Kinerja, Mensesneg Tegaskan Pemerintah Tak Terpengaruh Hasil Survei Publik

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:45 WIB
Fokus Kinerja, Mensesneg Tegaskan Pemerintah Tak Terpengaruh Hasil Survei Publik

MAHATVA.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan pandangannya mengenai hasil survei terbaru yang mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Beliau menegaskan bahwa fokus utama pemerintahan adalah pelayanan kepada masyarakat.

Beliau menyampaikan bahwa pemerintah tidak menjadikan hasil survei sebagai satu-satunya tolok ukur dalam menjalankan roda pemerintahan. Prioritas utama adalah pelaksanaan program kerja yang telah dicanangkan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi pada hari Kamis, 30 Juli 2026, saat berada di dalam gerbong Kereta Api (KA) Nusantara Explorer yang melintasi wilayah Jawa Tengah. Momen tersebut menjadi kesempatan baginya untuk berbagi pandangan.

"Ya pertama, sedari awal selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan bukan dalam rangka mencari survei gitu ya," ujar Prasetyo Hadi.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk bekerja secara tulus dan terukur. Fokusnya adalah pada dampak nyata dari setiap kebijakan yang dikeluarkan.

Beliau menambahkan bahwa dorongan untuk bekerja datang dari amanah rakyat, bukan dari keinginan untuk mendapatkan apresiasi semata melalui angka-angka survei yang fluktuatif.

Kegiatan di atas merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus meninjau dan memastikan jalannya berbagai program di lapangan. Hal ini juga menjadi kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Kinerja pemerintah diharapkan dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan tanpa terpengaruh dinamika survei semata.

Dikutip dari sumber berita, Mensesneg Prasetyo Hadi menekankan bahwa pemerintah bekerja bukan dalam rangka mencari survei.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.

Terkini