berita

Menhan dan Wapang TNI Pastikan Kesiapan Yon TP 939, Yon TP 941, serta Pusdikif Cipatat

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:01 WIB
Menhan dan Wapang TNI Pastikan Kesiapan Yon TP 939, Yon TP 941, serta Pusdikif Cipatat

JAKARTA, MAHATVA.ID – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 939/Macan Putih di Tasikmalaya, Yon TP 941/Singa Perbangsa di Karawang, serta Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan satuan sekaligus memberikan motivasi kepada prajurit agar terus meningkatkan semangat, dedikasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menjaga pertahanan negara.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan meninjau berbagai aspek kesiapan satuan, mulai dari personel, sarana dan prasarana, hingga kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan operasional TNI agar tetap siap menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Yonif Teritorial Pembangunan merupakan satuan yang memiliki kemampuan tempur sekaligus menjalankan fungsi teritorial dengan mendukung pembangunan di wilayah penugasan. Kehadiran satuan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pertahanan negara dan pembangunan nasional.

Selain meninjau Yon TP 939/Macan Putih dan Yon TP 941/Singa Perbangsa, rombongan juga mengunjungi Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat sebagai salah satu pusat pendidikan prajurit TNI Angkatan Darat dalam mencetak personel yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Melalui kunjungan kerja tersebut, TNI bersama Kementerian Pertahanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun kekuatan pertahanan yang modern, profesional, adaptif, dan siap operasional guna menjaga kedaulatan negara sekaligus mendukung program pembangunan nasional.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan satuan, serta penguatan kesiapan operasional menjadi bagian penting dalam mewujudkan postur pertahanan yang mampu menghadapi berbagai tantangan strategis di masa depan.

Terkini