berita

Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap, Stok Energi Nasional Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 12:17 WIB
Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap, Stok Energi Nasional Aman

JAKARTA, MAHATVA.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun LPG subsidi meskipun harga minyak dan gas dunia masih berfluktuasi akibat kondisi geopolitik di Timur Tengah.

Kepastian tersebut disampaikan Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut Bahlil, pemerintah terus memantau perkembangan situasi global yang memengaruhi harga energi. Meski kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah belum sepenuhnya stabil, ketersediaan energi nasional dipastikan masih dalam kondisi aman.

"Kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude, insyaallah di atas standar minimum nasional, termasuk kondisi LPG. Namun harganya masih naik turun, naik turun, di harga global juga demikian," ujar Bahlil.

Ia menjelaskan, stok minyak mentah (crude oil), BBM, maupun LPG nasional saat ini berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap dapat terpenuhi.

Bahlil menegaskan, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi dan LPG subsidi sesuai kebijakan yang berlaku saat ini.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan seperti sekarang. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi, termasuk di dalamnya adalah LPG subsidi," tegas Bahlil.

Pemerintah juga akan terus memonitor perkembangan harga energi dunia serta memastikan pasokan energi nasional tetap aman agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat maupun aktivitas perekonomian.

Kementerian ESDM bersama instansi terkait juga terus melakukan langkah antisipatif dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika pasar global yang dipengaruhi situasi geopolitik internasional.

Terkini