berita

UKW PWI Jawa Barat 2026 Cetak 56 Wartawan Kompeten, Tingkat Kelulusan Tembus 93 Persen

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:42 WIB
UKW PWI Jawa Barat 2026 Cetak 56 Wartawan Kompeten, Tingkat Kelulusan Tembus 93 Persen

MAJALENGKA, MAHATVA.ID – Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 77, 78, dan 79 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Majalengka mencatat hasil membanggakan. Sebanyak 56 wartawan dinyatakan kompeten atau lebih dari 93 persen dari total peserta yang mengikuti seluruh rangkaian uji.

UKW yang berlangsung pada 22–23 Juli 2026 tersebut diikuti 70 pendaftar. Namun, setelah proses registrasi hari pertama, sebanyak 10 calon peserta tidak hadir sehingga hanya 60 wartawan yang mengikuti seluruh tahapan uji kompetensi.

Dari jumlah tersebut, 56 peserta dinyatakan kompeten, sedangkan empat peserta lainnya belum kompeten.

"Tingkat kelulusan UKW 77-78-79 ini mencapai 93,33 persen," ujar salah seorang penguji, Rita, saat mengumumkan hasil UKW, Kamis (23/7/2026).

Dengan tambahan 56 wartawan kompeten tersebut, jumlah wartawan yang telah dinyatakan kompeten secara nasional kini mencapai 20.869 orang.

Atal S. Depari: UKW Bukan Sekadar Lulus atau Tidak

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, menegaskan bahwa tujuan utama UKW bukan sekadar menentukan peserta kompeten atau belum kompeten.

Menurutnya, wartawan yang belum dinyatakan kompeten masih memiliki kesempatan untuk kembali mengikuti UKW setelah meningkatkan kemampuan dan memperdalam pemahaman mengenai profesi jurnalistik.

"Yang paling penting adalah keberanian menguji diri sendiri. Wartawan yang berani menguji dirinya berarti percaya terhadap profesinya. UKW bukan mencari siapa yang paling baik, tetapi menjadi cermin untuk mengetahui apa yang sudah baik dan apa yang masih harus diperbaiki," ujar Atal.

Ia juga mengingatkan bahwa wartawan yang telah dinyatakan kompeten tidak boleh cepat berpuas diri.

"Yang tidak boleh hilang adalah semangat belajar dan menjaga integritas. Nama baik yang dibangun puluhan tahun bisa hancur hanya karena satu berita yang belum terverifikasi," tegasnya.

Atal turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan UKW, di antaranya Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Majalengka, dan Politeknik Merdira Indonesia.

Peserta UKW Madya Termuda Jadi Sorotan

Pelaksanaan UKW kali ini juga menghadirkan catatan menarik. Aninggelldivita, anggota PWI Kota Depok, menjadi peserta UKW tingkat Madya termuda dengan usia 22 tahun.

Sebelumnya, saat mengikuti UKW tingkat Muda pada usia 18 tahun usai lulus SMA, ia juga tercatat sebagai salah satu peserta termuda.

Keikutsertaannya dinilai menjadi bukti bahwa regenerasi wartawan profesional dapat dimulai sejak usia muda melalui peningkatan kompetensi dan komitmen terhadap etika jurnalistik.

Halaman:

Terkini