berita

Dispora dan KKGO Gelar Invitasi Ortrad, Cetak Atlet Tradisional Berprestasi untuk Jabar

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:37 WIB
Dispora dan KKGO Gelar Invitasi Ortrad, Cetak Atlet Tradisional Berprestasi untuk Jabar

BOGOR, MAHATVA.ID – Sebanyak 912 pelajar Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor ambil bagian dalam Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) Jenjang SD Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang digelar di Lapangan PASI Pakansari, Cibinong, pada 21–22 Juli 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor ini menjadi salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Bogor dalam melestarikan olahraga tradisional sebagai warisan budaya bangsa sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga.

Ketua Tim Layanan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Dispora Kabupaten Bogor, Dedi Supriadi, mengatakan penyelenggaraan Invitasi Ortrad merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bogor terhadap pelestarian olahraga tradisional di kalangan pelajar.

"Invitasi Ortrad jenjang SD ini adalah salah satu bukti nyata perhatian dan kepedulian Pemkab Bogor dalam melestarikan olahraga tradisional kepada generasi sekarang maupun yang akan datang. Tanpa adanya event ini, belum tentu para pelajar SD mengenali olahraga yang menjadi warisan leluhur bangsa," ujar Dedi Supriadi, Selasa (21/7/2026).

Pada Invitasi Ortrad tahun ini, sebanyak lima nomor olahraga tradisional dipertandingkan, yaitu:

  • Egrang
  • Dagongan
  • Hadang
  • Tarompah Panjang
  • Sumpitan

Menurut Dedi, para juara dari masing-masing cabang akan menjadi wakil Kabupaten Bogor pada Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD se-Jawa Barat.

"Perlu dicatat, Kabupaten Bogor juga menargetkan back to back juara Invitasi Ortrad tingkat Jawa Barat yang akan digelar di Cibinong pada akhir tahun nanti," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengaku bangga melihat tingginya antusiasme para pelajar yang mengikuti invitasi tersebut.

Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti bahwa olahraga tradisional masih diminati generasi muda dan memiliki peluang besar untuk terus dilestarikan.

"Pemkab Bogor sangat peduli dan mendukung penuh berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian olahraga tradisional di kalangan generasi muda di Kabupaten Bogor," kata Asnan.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Invitasi Ortrad 2026 tidak terlepas dari kolaborasi antara Dispora Kabupaten Bogor dengan Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kabupaten Bogor.

"Untuk menyukseskan Invitasi Ortrad ini kami melakukan kolaborasi dengan KKGO Kabupaten Bogor," pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media edukasi, pelestarian budaya, serta pembinaan atlet usia dini yang mampu berprestasi di tingkat Jawa Barat hingga nasional.

Terkini