berita

Demo di Mabes Polri, Massa Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnis Jance Zebua

Selasa, 21 Juli 2026 | 01:17 WIB
Demo di Mabes Polri, Massa Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnis Jance Zebua

Selain meminta supervisi Mabes Polri, massa juga mendesak evaluasi terhadap jajaran kepolisian yang menangani perkara tersebut.


“Kami meminta Kapolres Nias, Kasat Reskrim beserta jajarannya dievaluasi. Bahkan kami juga meminta Kapolda Sumatera Utara dicopot karena tim yang dibentuk belum mampu menuntaskan perkara ini,” tegasnya.


Di lokasi yang sama, Ketua Gerakan Mahasiswa Nias Nusantara, Deseri Harefa, menegaskan aksi akan terus dilakukan apabila kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan.


“Apabila kasus ini belum juga diambil alih oleh Kapolri dan belum ada kepastian penyelesaian, kami akan terus melakukan aksi di Mabes Polri maupun di DPR RI Komisi III. Kami akan terus menagih keadilan,” ujarnya.


Menurut Deseri, perkara tersebut tidak hanya menyangkut aspek hukum semata, tetapi juga menyangkut nilai kemanusiaan.


“Kasus ini bukan hanya soal hukum, tetapi soal kemanusiaan. Hingga hari ini keluarga korban masih menunggu kepastian hukum dan keadilan yang seharusnya mereka peroleh,” katanya.


Selama aksi berlangsung, sempat terjadi ketegangan antara massa dan aparat kepolisian ketika sejumlah peserta demonstrasi berupaya membakar ban sebagai bagian dari aksi protes. Aparat kepolisian kemudian melakukan pengamanan dan mencegah pembakaran tersebut sehingga situasi kembali kondusif.


Aksi unjuk rasa berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian. Massa berharap Mabes Polri segera memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus kematian Agnis Jance Zebua guna memastikan proses penyidikan berjalan secara objektif, profesional, dan memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Halaman:

Terkini