BOGOR, MAHATVA.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Romo R. Muhammad Syafi'i, menghadiri kegiatan Nikah Massal dan Silaturahmi Amil se-Kabupaten Bogor yang berlangsung di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi.
"Alhamdulillah, pagi ini saya bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia menghadiri Nikah Massal dan Silaturahmi Amil se-Kabupaten Bogor di Masjid Baitul Faizin. Ini menjadi momen istimewa, tidak hanya menyatukan dua insan dalam ikatan suci untuk memulai kehidupan baru, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menyempurnakan agama," ujar Rudy Susmanto.
Pernikahan Pondasi Masyarakat Harmonis
Rudy mengingatkan bahwa pernikahan merupakan ibadah yang memiliki kedudukan mulia dalam ajaran Islam. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa seseorang yang menikah telah menyempurnakan separuh agamanya.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, sehingga setiap pasangan yang memulai kehidupan rumah tangga perlu mendapatkan dukungan, doa, dan perhatian dari semua pihak.
"Semoga seluruh pasangan yang menikah hari ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dipenuhi cinta, kasih sayang, dan keberkahan. Semoga keluarga yang dibangun tidak hanya membawa kebahagiaan bagi masing-masing pasangan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor," tuturnya.
Wamenag: Rumah Tangga Harus Dibangun di Atas Ketaatan
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Agama RI K.H. Romo R. Muhammad Syafi'i menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi merupakan ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi sekaligus menjadi pondasi dalam membangun masyarakat dan bangsa.
Menurutnya, rumah tangga yang dibangun di atas nilai-nilai keimanan akan melahirkan keluarga yang kokoh dan penuh keberkahan.
"Rumah tangga hendaknya menjadi tempat untuk sama-sama menaati Allah dan Rasul-Nya. Ketika suami dan istri bertemu dalam ketaatan kepada Allah, insyaallah keluarga akan menjadi kuat, tenteram, dan penuh keberkahan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia, memiliki karakter kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Kolaborasi Pemkab Bogor dan Kemenag
Kegiatan Nikah Massal dan Silaturahmi Amil se-Kabupaten Bogor menjadi simbol sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Selain membantu masyarakat memperoleh layanan pernikahan yang sah secara agama dan negara, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keluarga sebagai pondasi pembangunan menuju Kabupaten Bogor yang maju, religius, dan berdaya saing.