berita

TNI Habema Ungkap 5.000 Batang Ganja di Yahukimo Papua

Jumat, 17 Juli 2026 | 23:33 WIB
TNI Habema Ungkap 5.000 Batang Ganja di Yahukimo Papua

YAHUKIMO, MAHATVA.ID – Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengungkap sekitar 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi berbeda di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dalam operasi pengamanan wilayah yang dilaksanakan pada Senin (13/7/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda Papua, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pengungkapan berawal dari penyelidikan bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan. Personel Satgas kemudian melakukan pengintaian dengan menembus medan pegunungan yang terjal, cuaca yang berubah-ubah, serta akses yang sulit dijangkau untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman ganja.

Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, serta pengamanan barang bukti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Dua Lokasi Ladang Ganja Berhasil Diungkap

Dari hasil patroli keamanan yang dilakukan secara berkesinambungan, petugas menemukan dua lokasi penanaman ganja.

Di Kampung Kima Kompleks, ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja, sedangkan di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja.

Selain tanaman ganja, personel juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang ditemukan di sekitar lokasi.

Seluruh barang bukti telah diamankan, sementara penyelidikan terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut.

TNI, Polri, dan Instansi Terkait Bersinergi

Penanganan kasus dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya bertujuan menegakkan hukum, tetapi juga menyelamatkan masa depan generasi muda Papua.

"Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya," ujar Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna.

Menjaga Masa Depan Papua

Koops TNI Habema menegaskan bahwa menjaga Papua tidak hanya berarti menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memastikan generasi muda memiliki kesempatan tumbuh, belajar, dan membangun masa depan tanpa ancaman narkotika.

Melalui langkah preventif, penegakan hukum, serta kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, TNI berharap penyalahgunaan narkotika di Papua dapat terus ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.

Terkini