KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus memperkuat sinergi lintas lembaga melalui langkah proaktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah. Kepala Lapas (Kalapas) Terbuka Kendal, Nu'man Fauzi, bersama jajaran pejabat struktural melakukan audiensi resmi dengan Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, Kamis (16/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Kabupaten Kendal tersebut berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Audiensi menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi sekaligus membahas keberlanjutan program pembinaan kemandirian warga binaan agar selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Kendal.
Dalam kesempatan itu, Nu'man Fauzi menegaskan bahwa DPRD memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan, baik melalui dukungan kebijakan maupun sinergi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, karakteristik Lapas Terbuka Kendal yang mengedepankan program asimilasi, pertanian, dan pembinaan kemandirian membutuhkan kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Lapas Terbuka Kendal tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian integral yang ikut berkontribusi positif bagi Kabupaten Kendal. Masukan dan dukungan dari Ketua DPRD tentu akan menjadi modal berharga bagi kami ke depan," ujar Nu'man Fauzi.
Ia berharap kerja sama yang terjalin mampu memperkuat berbagai program pembinaan sehingga warga binaan memiliki bekal keterampilan dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat secara produktif setelah menjalani masa pidana.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, menyambut baik kunjungan jajaran Lapas Terbuka Kendal. Ia mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dijalankan, terutama yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kemandirian warga binaan.
"DPRD Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mendukung penuh program pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, termasuk penyiapan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat secara produktif saat bebas nanti," tegas Mahfud.
Mahfud menilai sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat koordinasi dalam mendukung program pembinaan di Lapas Terbuka Kendal. Pada kesempatan tersebut, Mahfud Sodiq juga menyerahkan buku karyanya berjudul "Dinamika Politik Daerah" kepada Kalapas Terbuka Kendal sebagai simbol penguatan silaturahmi dan kerja sama antarlembaga.
Melalui sinergi yang semakin erat antara Lapas Terbuka Kendal dan DPRD Kabupaten Kendal, diharapkan program pembinaan warga binaan dapat terus berkembang sehingga mampu mendukung proses reintegrasi sosial sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.