berita

AHY: Kenaikan Muka Air Laut Bukan Sekadar Persoalan Infrastruktur, tetapi Masa Depan Peradaban

Selasa, 14 Juli 2026 | 15:03 WIB
AHY: Kenaikan Muka Air Laut Bukan Sekadar Persoalan Infrastruktur, tetapi Masa Depan Peradaban

JAKARTA, MAHATVA.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa ancaman kenaikan muka air laut tidak boleh dipandang semata sebagai persoalan teknis pembangunan infrastruktur, melainkan sebagai isu kemanusiaan dan masa depan peradaban.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY dalam Dialog Kebijakan Nasional Kenaikan Muka Air Laut di Jakarta, Senin (13/7/2026).

Menurut AHY, dampak kenaikan muka air laut akan dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir sehingga diperlukan langkah antisipasi melalui perencanaan pembangunan yang matang dan berbasis ilmu pengetahuan.

"Ini adalah persoalan kemanusiaan, bahkan persoalan peradaban. Yang kita lindungi bukan hanya garis pantai, tetapi masa depan masyarakat pesisir dan generasi yang akan datang," ujar AHY.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan proyek di lapangan, tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang menjadi landasannya.

"Perencanaan tidak akan berarti tanpa eksekusi. Namun eksekusi juga dapat salah arah apabila tidak dibangun di atas perencanaan yang matang, berbasis sains, layak secara teknologi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara pembiayaan," tegasnya.

AHY menilai kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun ketahanan wilayah pesisir menghadapi dampak perubahan iklim. Menurutnya, kebijakan adaptasi harus disusun berdasarkan data, kajian ilmiah, serta mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara menyeluruh.

Ia berharap perencanaan pembangunan yang adaptif mampu melindungi masyarakat pesisir, menjaga keberlanjutan pembangunan nasional, sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Terkini