3. Lanjutkan Transformasi Ekonomi
Prasyarat ketiga adalah memastikan transformasi struktural ekonomi terus berjalan melalui program hilirisasi industri, percepatan industrialisasi, peningkatan produktivitas nasional, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perlindungan sosial yang memadai.
Menurut Fakhrul, berbagai agenda tersebut merupakan investasi jangka panjang yang akan meningkatkan daya saing Indonesia sekaligus memperkuat prospek pertumbuhan laba perusahaan.
"Transformasi ekonomi tidak boleh berhenti. Hilirisasi, industrialisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengelolaan fiskal yang sehat, hingga penguatan perlindungan sosial merupakan fondasi menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan," katanya.
IHSG 9.000 Jadi Cerminan Ekonomi yang Sehat
Selain reformasi ekonomi, Fakhrul juga menekankan pentingnya komunikasi kebijakan pemerintah yang efektif agar arah pembangunan ekonomi dapat dipahami secara jelas oleh investor.
Menurutnya, pencapaian IHSG di atas level 9.000 bukan sekadar menunjukkan kenaikan indeks saham, tetapi menjadi indikator keberhasilan pembangunan ekonomi nasional secara menyeluruh.
"Ketika suatu saat IHSG kembali mencetak rekor tertinggi, itu bukan hanya kemenangan pasar modal. Itu adalah cerminan bahwa ekonomi Indonesia semakin kuat, dunia usaha berkembang, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Pasar modal yang sehat merupakan refleksi dari ekonomi yang sehat," pungkas Fakhrul.