berita

Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah di Kali Baru Cibinong, Cegah Banjir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:12 WIB
Pemkab Bogor Kerahkan Alat Berat Angkut 60 Truk Sampah di Kali Baru Cibinong, Cegah Banjir

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menangani tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Baru di kawasan Jalan Raya Bogor–Jakarta, Cibinong, Jumat (10/7/2026). Penanganan dilakukan dengan menurunkan alat berat sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat sekaligus bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko banjir.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor bersama jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Selain membersihkan aliran sungai, Pemkab Bogor juga melaksanakan penataan kawasan melalui pengecatan kanstin dan trotoar, pembersihan sampah di sepanjang koridor Jalan Raya Bogor–Jakarta, hingga perbaikan sejumlah titik trotoar yang belum tersambung.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar seluruh perangkat daerah bergerak bersama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menciptakan kawasan perkotaan yang bersih, tertata, dan nyaman.

"Sejak pagi kami melakukan beautifikasi berupa pengecatan kanstin, pengecatan trotoar, serta pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Bogor. Semua hal yang membuat koridor Jalan Raya Bogor kurang estetik kami tata agar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman," ujarnya.

Sekitar 60 Truk Sampah Menyumbat Kali Baru

Saat melakukan peninjauan di lapangan, tim menemukan aliran Kali Baru tersumbat akibat tumpukan sampah dalam jumlah sangat besar.

Berdasarkan hasil identifikasi, volume sampah diperkirakan mencapai 50 hingga 60 truk, sehingga proses pengangkutannya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari.

"Kami menemukan adanya sumbatan pada aliran Kali Baru akibat tumpukan sampah yang sangat banyak. Kami perkirakan diperlukan sekitar 50 hingga 60 truk untuk mengangkut seluruh sampah tersebut. Penanganannya akan kami lanjutkan selama dua sampai tiga hari ke depan," jelasnya.

Penanganan dilakukan menggunakan alat berat agar proses pengangkutan sampah dapat berjalan lebih cepat dan aliran sungai segera kembali normal.

Kolaborasi Lintas Instansi

Sekda menjelaskan, penanganan sampah tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan dan kelurahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) hingga Kementerian Pekerjaan Umum.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di Kabupaten Bogor.

Masyarakat Diminta Tidak Buang Sampah ke Sungai

Selain mengoptimalkan penanganan di lapangan, Pemkab Bogor mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Menurut Sekda, sampah yang dibuang di wilayah hulu akan terbawa hingga ke hilir dan berdampak pada masyarakat lainnya.

"Air akan mengalir dari hulu hingga ke hilir. Kalau membuang sampah ke sungai, maka sampah itu juga akan terbawa sampai ke hilir. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, baik yang tinggal di sepanjang bantaran sungai maupun di wilayah hulu, untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan," tegasnya.

Halaman:

Terkini