berita

Kabupaten Bogor Jadi Pelopor Sentra Olahraga Disabilitas Pertama di Indonesia, Rudy Susmanto Dorong Atlet Difabel Berprestasi Dunia

Jumat, 10 Juli 2026 | 15:29 WIB
Kabupaten Bogor Jadi Pelopor Sentra Olahraga Disabilitas Pertama di Indonesia, Rudy Susmanto Dorong Atlet Difabel Berprestasi Dunia

BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas melalui pembinaan olahraga prestasi. Salah satu terobosan yang kini menjadi perhatian nasional adalah hadirnya Sentra Olahraga Disabilitas (SOD), pusat pembinaan atlet difabel pertama di Indonesia.

Keberadaan SOD menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mencetak atlet-atlet penyandang disabilitas yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional hingga internasional.

Melalui program pembinaan yang terstruktur, para atlet tidak hanya mendapatkan latihan olahraga, tetapi juga pendampingan pendidikan, pembinaan karakter, hingga pengembangan potensi sesuai cabang olahraga masing-masing.

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, mengatakan SOD merupakan bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap kemajuan olahraga disabilitas.

"Alhamdulillah Kabupaten Bogor memiliki Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) yang menjadi pelopor pertama di Indonesia. Seluruh aktivitas atlet diprogramkan secara terstruktur, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat. Atlet yang masih bersekolah tetap mengikuti pendidikan di sekolah umum, kemudian menjalani latihan sesuai program pelatih," ujar Misbah.

Menurutnya, keberhasilan pembentukan SOD tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Bogor Rudy Susmanto yang memberikan perhatian besar terhadap atlet penyandang disabilitas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada atlet-atlet disabilitas, baik melalui dukungan anggaran, pembinaan, fasilitas maupun kebijakan yang sangat membantu perkembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Bogor," katanya.

Atlet Difabel Gunakan Fasilitas Pakansari Gratis

Misbah menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga membuka akses bagi NPCI untuk memanfaatkan berbagai fasilitas olahraga di kawasan Stadion Pakansari secara gratis sebagai tempat latihan atlet.

Tak hanya itu, pada tahun depan Pemerintah Kabupaten Bogor juga berencana membangun Wisma Istimewa, yang akan difungsikan sebagai asrama sekaligus pusat pembinaan atlet disabilitas.

Saat ini, NPCI Kabupaten Bogor tengah fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Kota Bandung pada November mendatang.

Persiapan dilakukan melalui latihan intensif yang akan dilanjutkan dengan Training Center (TC) selama sekitar tiga bulan.

"Kabupaten Bogor selalu menjadi daerah yang diperhitungkan di Peparda. Kami optimistis dengan dukungan seluruh pihak dapat mewujudkan target Bupati Bogor menjadikan Kabupaten Bogor sebagai Juara Umum Peparda VII Jawa Barat," ungkap Misbah.

Prestasi Atlet Kabupaten Bogor Tembus Asia

Pelatih Kepala Cabang Olahraga Tenis Meja SOD Kabupaten Bogor, Budi Wahyono, menyebut pembinaan yang dilakukan selama ini telah menghasilkan banyak prestasi membanggakan.

Pada Peparda Bekasi 2022, cabang olahraga tenis meja menyumbangkan 6 medali emas, 7 medali perak, dan 8 medali perunggu.

Halaman:

Terkini